PURWOKERTO.SUARA.COM, YOGYAKARTA - Pembukaan Kaltim Exhibition diselenggrakan di area Monumen Serangan Umum 1 Maret, Kompleks Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta, Sabtu (02/07) malam. Hadir pada acara tersebut Gubernur Kaltim H. Isran Noor. Seremonial pembukaan dilakukan dengan pemukulan gong yang dilakukan Sekretaris Daerah DIY bersama Gubernur Kaltim dan perwakilan beberapa duta besar.
Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji meneranglan, pihaknya menyambut baik gelaran Kalimantan Timur (Kaltim) Exhibition di DIY yang diselenggarakan Badan Penghubung Daerah Provinsi Kaltim. Menurutnya, hal ini merupakan langkah awal yang baik untuk meningkatkan geliat pariwisata di Provinsi Kaltim.
"Sebagai Kota Pelajar, Yogyakarta banyak disinggahi oleh pelajar maupun pendatang multi etnis, termasuk dari Provinsi Kalimantan Timur. Sehingga, tepat kiranya apabila pameran digelar di lokasi yang memiliki market yang beragam. Oleh karenanya, agenda Kaltim Exhibition ini diharapkan dapat menginisiasi provinsi lain untuk juga melakukan promosi wisata," ujar Aji di Benteng Vredeburg.
Ia menambahkan, pameran ini menunjukkan adanya keseriusan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mempromosikan daerahnya dan mengundang ketertarikan masyarakat untuk berwisata.
“Apalagi Bapak Presiden sudah mencanangkan bahwa Ibu Kota Negara akan ada di Kalimantan Timur. Sehingga tepat kiranya bila promosi terus dilakukan. Salah satunya dengan Tourism Information Center yang ada di sana,” ungkap Aji.
Ia berharap, DIY dan Kaltim semakin dapat mempererat hubungan kekerabatan. Seperti halnya kerja sama di bidang pendidikan yang sudah lama terjalin. Menurutnya, banyak pelajar dan mahasiswa asal Kaltim yang menimba ilmu di Jogja. Itu terbukti dengan banyaknya asrama mahasiswa Kaltim yang banyak terdapat di Jogja.
“Belum lagi biasanya siswa Kaltim itu uang sakunya ternyata lebih banyak, peringkat nomor dua setelah DKI Jakarta,” jelas Aji.
Sementara itu, Gubernur Kaltim H. Isran Noor, menyampaikan syukurnya karena kegiatan Kaltim Exhibition dapat kembali digelar secara offline.
“Kita dua tahun stagnasi Covid-19. Sekarang kita bisa kembali lagi kumpul di sini, kita mulai lagi kegiatan meskipun melalui ini kita juga diberikan gambaran bahwa bangsa ini tengah menghadapi masalah besar seperti energi, pangan, atau masalah lain di beberapa kawasan,” ujarnya.
Baca Juga: PSIS Semarang Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2022 Usai Sisihkan Bhayangkara FC Lewat Adu Pinalti
Ia menambahkan, Jogja dipilih sebagai tempat penyelenggaraan Kaltim Exhibition karena sarat dengan budayanya. Ia meneruskan, Jogja itu sebuah daerah yang terkenal dengan budayanya, terkenal dengan keseniannya, dan merupakan pusat pendidikan, ada banyak perguruan tinggi.
"Hubungan kekerabatan antara Jogja dengan Kaltim sudah erat sejak dulu. Banyak pejabat Kaltim yang dulu sekolah di sini, bahkan salah satu Perguruan Tinggi ada di sana salah satu pendirinya dan dosen-dosennya berasal dr Jogja," terang Isran.
Is berharap, kegiatan ini dapat memperkuat silaturahmi yang telah lama terjalin. Menurutnya, setiap daerah punya keunggulan dan kelebihan masing-masing. Setiap ada budaya, setiap daerah punya keunggulan.
Selain itu, pihaknya akan terus mempererat kerja sama melalui memorandum of understanding (Mou) yang telah ada.
“Selama ini kami, antara Gubernur DIY dan Kaltim, sudah ada MoU. Misal di bidang pendidikan, kami ada pertukaran mahasiswa ke UGM atau pun kampus swasta. Kita juga berikan beasiswa-beasiswa. Itu salah satu bentuk kerja sama antara gubernur dengan gubernur,” pungkas Isran.
Agenda pembukaan ini turut dimeriahkan oleh atraksi budaya dari perwakilan asrama mahasiswa Kaltim dan Grup Dagelan Jogja. Kaltim Exhibition sendiri akan berlangsung hingga di lokasi yang sama hingga Minggu (10/07).
Berbagai stand pameran yang menampilkan produk-produk UMKM asal Kaltim dapat disaksikan secara gratis untuk umum. Adapun selain di DIY, Kaltim Exhibition 2022 digelar sejumlah instansi di Kaltim. Beberapa di antaranya ialah Dinas Pariwisata Kaltim dan Disperindagkop Kaltim. (Arif KF)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?
-
Waktu Imsak Palembang 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam, Selasa 24 Februari 2026
-
Baru 3 Hari Lahir, Bayi Ini Diduga Ditawarkan Rp52 Juta di Palembang