/
Senin, 11 Juli 2022 | 07:18 WIB
Kemenag RI

PURWOKERTO.SUARA.COM, MINA - Saat ini kegiatan ibadah Haji memasuki fase menginap (mabit) di wilayah Mina. Jamaah haji dari berbagai negara, termasuk Indonesia berada di wilayah tersebut pada 12 Dzulhijjah untuk nafar awal dan 13 Dzulhijjah untuk nafar tsani.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief menerangkan, 
selain menginap, jamaah Haji juga melaksanakan lempar jumrah, ula, wustha, dan aqabah di Mina.

"Mina termasuk fase padat dalam proses penyelenggaraan ibadah haji. Saya minta seluruh petugas untuk siaga di pos masing-masing demi melayani jamaah," ujar di Mina, dalam press release Kemenag pada Minggu (10/7/2022)

"Fase ini akan berlangsung hingga 13 Dzulhijjah. Sehingga petugas harus tetap konsentrasi dan siaga membantu jamaah," imbuhnya.

Hilman menerrangkan, kesiagaan petugas sangatlah sangat penting. Sebab, tidak jarang jamaah Haji pada fase ini kelelahan saat perjalanan ke jamarat. Selain itu, ada saja jemaah yang membutuhkan bimbingan saat lontar jumrah.

"Jadi kesiagaan mengawal yang sakit dan kelelahan di jalan perlu diperkuat. Kursi roda juga harus disiagakan di pertengahan  jalur jalan kaki, jalur ke arah jamarat, khususnya sebelum dan sesudah terowongan," tegasnya.

Hilman menjelaskan, proses penempatan petugas di pos-pos strategis akan dilakukan secara terpola dengan rasio yang proporsional. Dengan begitu, penempatan petugas lebih merata. (Arif KF)

Load More