/
Rabu, 20 Juli 2022 | 14:28 WIB
Ilustrasi melatih kemandirian anak. (pixabay)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Hai Bund, pernah merasa khawatir karena keterbatasan ruang dan waktu tidak bisa menjaga buah hati? Ada kalanya kita berada jauh dari anak-anak. Rasa khawatir semakin menjadi ketika kini banyak sekali kejahatan yang terjadi pada anak-anak. Oleh sebab itu,  kita perlu membekali anak dengan pengetahuan agar ia mampu menjaga diri sendiri.

Berikut ini adalah tips untuk melatih kemandirian anak dalam menjaga dirinya saat jauh dari jangkauan Bunda.

Beritahu anak tentang anggota tubuh anak yang tidak boleh disentuh orang lain
Penting bagi anak mengetahui anggota tubuhnya yang boleh dan tidak boleh disentuh oleh orang lain. Hal ini akan membuat anak waspada dengan orang asing yang akan menyentuhnya. Jika anak tidak mengetahui hal itu akan mudah bagi anak menjadi korban kejahatan.

Beritahu anak, agar tidak menerima sesuatu dari orang asing
Tidak semua orang asing, jahat, tetapi anak harus diberi pemahaman juga bahwa jika ada orang yang tidak ia kenal memberinya sesuatu atau mengiming-imingi sesuatu agar ia mau berbuat hal yang tidak baik maka anak harus berani menolaknya.

Ajarkan anak, agar berteriak saat ada orang asing yang meminta atau memaksanya melakukan sesuatu
Sebagai anak-anak yang lemah di hadapan orang dewasa, akan lebih mudah jika anak berteriak dengan kencang jika terjadi sesuatu. Suara lengkingan dari teriakan anak menjadi perlindungan yang baik. Terlebih jika orang asing memintanya untuk melakukan sesuatu yang tidak baik.

Beritahu anak tentang privasinya yang tidak boleh ia lakukan secara terbuka
Saat berganti pakaian atau melepas celananya harus di tempat yang tertutup dan tak terlihat siapa pun. Misalnya saja saat berada di wahana kolam renang, ajak anak untuk berganti pakaiannya di ruang ganti.

Tidak Pergi Sendirian dan Hindari tempat sepi
Jangan biarkan anak pergi sendirian ya Bund. Bunda perlu mengetahui dengan siapa anak bepergian. Apakah dengan temannya atau dengan saudara, tetangga dan lain sebagainya. Pastikan bunda juga mengetahui dengan orang bagaimana anak pergi. Jadi jika terjadi apa-apa, Bunda akan lebih mudah untuk melacaknya.

Beri tahu anak agar tidak bepergian ke tempat yang sepi apalagi yang jarang dilalui orang. Hal tersebut sangat berbahaya, banyak kemungkinan kejahatan yang dapat terjadi di tempat yang sepi.

Tidak semua orang Asing jahat
Beri tahu anak bahwa tidak semua orang asing itu jahat. Jika anak tersesat, beri tahu anak untuk dapat menghubungi orang di sekitarnya, misalnya polisi, satpam, seorang ibu dengan anak kecil, atau orang disekitarnya yang terlihat baik.

Baca Juga: Jadwal Penerbangan Wings Air Bandara JB Soedirman Purbalingga-Pondok Cabe Tangsel

Percaya Insting
Ajari anak untuk selalu waspada dan mempercayai insting atau rasa tidak nyaman yang muncul. Jika merasa tidak nyaman, ajari anak untuk segera menghindar dan mencari tempat yang aman.

Sebagai orang tua pun, kita tidak boleh memaksakan kepada anak tentang situasi atau kondisi yang membuat anak tidak nyaman. Perlu ditanyakan baik-baik kepada anak alasan tersebut.

Demikianlah tips melatih kemandirian anak agar pandai menjaga diri. Sebagai orang tua jangan sampai kita lalai terhadap keamanan anak. Dengan menerapkan tips di atas, semoga membantu para orang tua untuk memberikan bekal terhadap kemandirian anak dalam menjaga diri. (Hamida)

Load More