/
Kamis, 28 Juli 2022 | 07:07 WIB
Warga mendapatkan minyak goreng saat vaksin booster di Kecamatan Kabat Banyuwangi. (Foto. Anik al Sajawi)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kabupaten Banyuwangi terus menggencarkan vaksinasi dosis ketiga atau booster. Cara-cara menarik pun dilakukan, salah satunya memberikan ‘hadiah’ bagi warga yang melakukan vaksinasi.

 
Seperti yang dilakukan Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Bunder, Kecamatan Kabat, yang menggelar vaksinasi booster berhadiah utama minyak goreng. 


Disediakan juga hadiah lain, seperti snack dan cake. Hal ini menjadi daya tarik sehingga warga desa secara sukarela berbondong-bondong hadir untuk divaksin.

 
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan cara seperti itu juga akan dilakukan di tempat-tempat lain, utamanya daerah-daerah yang capaian vaksinasi booster-nya masih rendah. 


“Ini upaya kita untuk meningkatkan vaksinasi booster ke angka 50 persen dalam waktu dekat,” ujar Ipuk saat meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di sela program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa), di Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Rabu 27 Juli 2022.

 
Capaian vaksinasi booster di Banyuwangi hingga 26 Juli 2022 berada di angka 26,76 persen atau sebanyak 358,615 orang dari total sasaran vaksinasi.


Vaksin booster berperan penting menekan penyebaran covid-19, membantu memberi perlindungan jangka panjang, serta meminimalisasi dampak penularannya.

 
Untuk itu, Ipuk mengajak masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster di fasilitas layanan vaksinasi terdekat. Syaratnya warga telah mendapatkan vaksin primer, dengan interval 3 bulan dari dosis kedua. 


“Ayo segera booster agar kita aman dari Covid-19,” kata Ipuk menyemangati warga yang antri vaksin.

Baca Juga: Dampak Erupsi Raung, Jember Hujan Abu


Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menambahkan, Banyuwangi melakukan berbagai upaya untuk mencapai target booster 50 persen. Pihaknya berkoordinasi dengan seluruh camat untuk menggerakkan sasaran vaksinasi di wilayahnya.

 
Amir mengatakan, pendataan by name by address sudah dilakukan. Data tersebut disampaikan kepada camat, diteruskan kepada kepala desa, fasilitas kesehatan, dan segenap OPD di wilayah setempat.

 
“Camat dan jajarannya ini yang akan menyisir sasaran sesuai data yang kami siapkan,” ujarnya.


Ia menamahkan agi yang sehat bisa diarahkan untuk datang ke fasilitas pelayanan vaksinasi terdekat, atau jemput bola bagi warga lansia dan sakit

 
“Kami juga bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan, membuka gerai vaksinasi,” imbuhnya.

 
Hal tersebut menyusul adanya Surat Edaran Satgas Covid-19 Nasional yang memberlakukan persyaratan perjalanan dengan vaksin booster.


Seperti, perjalanan dengan kereta api, penyeberangan, dan pesawat yang tetap mewajibkan booster.* (Anik Al Sajawi)

Load More