/
Rabu, 27 Juli 2022 | 22:35 WIB
Tinggi Kolom Abu Erupsi Gunung Raung yang ada di Jawa Timur. (Foto. Mukijo)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Gunung Raung yang berada di perbatasan Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso sore ini erupsi. Gunung tersebut terekam selama 9 menit mengalami erupsi. Rabu, 27 Juli 2022

Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Raung, Mukijo membenarkan kejadian tersebut. Menurunya Gunung Raung erupsi sekitar pukul 17.19 WIB.

Dalam rekaman seimograf, kata Mukijo, Gunung Raung erupsi selama 9 menit.

"Berlangsung sekitar 9 menit. Mulai pukul 17.19 WIB hingga jam 17.28 WIB," tegasnya.

Mukijo mengatakan jika ketinggian kolom abu erupsi hari ini mencapai 1.500 meter di atas puncak Gunung Raung.

“Kolom abu tersebut berwarna kelabu,” ujarnya.

Menurut Mukijo hingga saat ini tidak terekam adanya erupsi susulan. Sementara untuk status Gunung Raung masih normal atau berada di level 1. 

Hingga saat ini, lanjut Mukijo, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna menentujan status Gunung Raung. 

“Saat ini kondisinya masih berada di level 1,” ujarnya.

Baca Juga: Bakal Diintegrasikan, Wajib Pajak ber NIK tak Perlu Memiliki NPWP

Sebelumnya pihak PPGA Raung juga mendapatkan foto atau gambar erupsi Raung dari Jampit Bondowoso. Asap abu-abu mengepul di arah barat dan barat laut.

Foto tersebut diambil pukul 17.31 WIB oleh relawan. Saat erupsi arah angin abu terlihat ke arah Barat dan Barat Laut.

“Sehingga dampak sebarannya ke wilayah Jember dan Bondowoso,” tambahnya.

Gunung setinggi 3.332 meter tersebut di atas permukaan laut (MPDPL) itu mengeluarkan abu setinggi 1.500 meter dari puncak.

Mukijo menambahkan untuk pendakiaan di Gunung Raung pihaknya sudah berkoordinasi dengan basecamp yang ada di Kalibaru dan kabarnya memang tidak ada pendaki.

Pun begitu Ia tetap menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik, karena untuk pemantauan sementara masih belum berdampak ke masyarakat. (Anik Al Sajawi)

Load More