PURWOKERTO.SUARA.COM- Pada acara pembukaan Rapimnas II di Jakarta, Minggu (31/7), Ketua Umum Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) Agus Jabo Priyono mengungkapkan akan ada 2.000 kader partai Prima yang mengawal pendaftaran verifikasi partai politik di KPU RI, Senin, 1 Agustus 2022.
Selain itu, Agus juga menyatakan jika pihaknya telah menyiapkan seluruh syarat verifikasi dan akan mengirimkannya segera ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU.
Mengutip dari Antara, Agus Jabo Priyono selaku ketua umum Partai Prima akan mendaftarkan partainya sebagai peserta pemilu tahun 2024 nanti.
“Besok, kami akan daftarkan Prima sebagai peserta Pemilu 2024,” ungkap Agus,di Jakarta.
Tak hanya itu, Agus juga menjelaskan bahwa ribuan kader akan berangkat dari Tugu Proklamasi di Menteng tepat pukul 08.00 WIB dan menuju ke gedung KPU RI dengan berjalan kaki. Kemudian, pada pukul 10.00 WIB, KPU akan menerima DPP dari Partai Prima.
“Memilih langkah awal dari Tugu Proklamasi karena perjuangan Prima mewujudkan cita-cita proklamasi yang sekarang mulai pudar,” tuturnya.
Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah mengingatkan kepada seluruh parpol untuk melengkapi kelengkapan dokumen administrasi yang diperlukan sebelum melakukan pendaftaran sebagai calon peserta Pemilu 2024 yang dilaksanakan pada 1 hingga 14 Agustus 2022.
Ketua KPU RI, Haysim Asy’ari menjelaskan bahwa menurut Undang-Undang No.7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan kegiatan mendaftar parpol terdapat dua hal.
“Pertama, penyerahan atau penyampaian surat pendaftaran ditandatangani ketua umum atau sekretaris jenderal masing-masing parpol. Yang kedua, menyerahkan dokumen persyaratan partai politik secara lengkap,” ungkap Hasyim Asy’ari.
Dirinya juga menambahkan untuk kriteria penerimaan partai politik hanya ada satu, yakni lengkap dan tidak lengkap.
Baca Juga: Mayat Terlilit Lakban di Indramayu Ternyata Sopir Taksi Online, Polisi Kantongi Identitas Pembunuh
“Jadi, bagi partai politik yang hadir di KPU menyampaikan syarat-syarat itu yang diperiksa apakah dokumennya lengkap atau tidak lengkap, berdasarkan itu KPU akan membuat berita acara, ada dua kemungkinan,” jelasnya. (Citra Safitrah)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi