PURWOKERTO.SUARA.COM, MAGELANG-Souvenir sudah menjadi kebutuhan pokok bagi orang yang memiliki hajat pernikahan atau kepentingan lainnya sebagai buah tangan.
Umumnya souvenir berupa benda mati, baik pabrikan atau kerajinan. Namun di Magelang Jawa Tengah, ada seorang ibu rumah tangga kreatif yang menjual souvenir dengan tema penghijauan.
Ia menyulap kaktus mini menjadi souvenir dengan sedikit polesan. Souvenir tanaman kaktus mini itu pun tampak lucu dan imut.
Tambahan balutan kain, pita dan batu hias menambah cantik tampilan tanaman yang dikenal berasal dari daerah gurun tersebut.
Pemilik Rumah Kaktus Magelang itu bernama, Novita Nila Dewi (32) seorang ibu rumah tangga warga Dusun Gadungan, Desa Pasuruhan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang Jawa Tengah. Ia sukses mengkaryakan tanaman hias kaktus mini menjadi souvenir.
Usaha yang sudah ditekuni sejak tahun 2016 tersebut makin digemari oleh para pemburu souvenir.
Terlebih saat musim pengantin, ia mampu melayani ribuan pesanan yang datang dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Yogyakarta ini.
"Kalau tahun ini puncaknya di bulan Juli ini, hingga kemarin sudah 5000 pcs kurang lebihnya menerima pesanan souvenir, pesanan itu datang dari Kota Salatiga, Kabupaten Magelang dan juga Yogyakarta," jelasnya.
Untuk menjaga tampilan, ia tidak segan untuk mengirim langsung souvenir yang dibuatnya hingga tempat acara. Sehingga pengantin dan Wedding Organizer (WO) tidak perlu repot-repot untuk membawa sendiri produk itu ke lokasi.
Meski unik, harga souvenir hidup itu ternyata masih terjangkau. Untuk paket souvenir kaktus dihargai mulai dari Rp 10 ribu, tergantung dari jenis kaktus dan hiasan yang digunakan.
"Kalau paperbag nya kita kasih free, tapi ada juga yang meminta menggunakan karton sehingga kita minta tambah, tapi pada umumnya meminta yang paket 10 ribu itu," jelasnya.
Banyaknya pesanan souvenir kaktus ini memaksa ia harus bekerja sama dengan para petani kaktus dari wilayah Magelang hingga luar daerah.
Baca Juga: Kominfo Kasih Kesempatan Google dkk Selesaikan Pendaftaran PSE, Jika Tidak Ini Konsekuensinya
Karena kaktus ini kan pertumbuhannya cukup lama. Tidak mungkin ia memproduksi sendiri sehingga harus bekerja sama dengan para petani lain.
Melalui souvenir kaktus tersebut, ia ingin mengajak para penerima souvenir untuk turut serta menghijaukan lingkungan mulai dari hal yang kecil.
Karena tanaman kaktus ini cukup mini sehingga bisa diletakkan di dalam rumah dan tentunya menambah tabungan oksigen di dalam rumah.
Salah satu pemburu souvenir kaktus asal Magelang, Ikhsani Purwoko (25) mengaku tertarik dengan souvenir kaktus karena tampilannya yang cantik dan bentuknya yang lucu dan imut.
Sehingga cocok untuk buah tangan para tamu undangan yang datang ke pesta pernikahannya.
"Sangat cocok untuk souvenir, karena bentuknya itu lucu, imut ditambah kemasan yang cantik sehingga souvenir ini terlihat mewah, meskipun dengan harga yang terjangkau," imbuhnya.
Terlebih tanaman kaktus ini juga untuk penghijauan lingkungan dan bentuknya yang mini sangat cocok untuk ditaruh dimana saja, termasuk di dalam rumah.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?
-
Aturan Free Float, Puluhan Saham Big Caps Berisiko Kena Tekanan Jual
-
Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun
-
Meninggal karena Serangan Jantung, Temon Sempat Dilarikan ke RSUD Mampang
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain
-
Mantan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
-
Review Film Pemikat Jiwa: Pelet, Ego, Obsesi, dan Cinta Laknat
-
Akrab di GBK, Intip Gestur Hormat Jaksa Agung-Panglima TNI dan Kapolri Sambut Prabowo
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
-
OTT Kadishub Siak: Polisi Temukan Uang Tunai, tapi Masih Irit Penjelasan