/
Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:36 WIB
Irjen Napoleon Bonaparte (suara.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA - Kasus penembakan Brigadir Nopriansyah Yosua (Brigadir J) sudah menemukan titik terang, setelah Irjen Ferdy Sambo dan ketiga polisi lainnya ditetapkan tersangka oleh Kapolri. 

Terkait hal itu, Irjen Napoleon Bonaparte berkomentar dan mengapresiasi sejumlah pihak yang turut mengawal kasus tersebut, sehingga kebenaran satu demi satu mulai terungkap.

Pertama, Irjen Napoleon mengapresiasi keluarga besar Brigadir J beserta kuasa hukumnya dan para ahli hukum yang ikut mengawasi kasus tersebut. 

"Saya mengapresiasi keluarga besar Josua dan para penasihat hukum, saya juga mengapresiasi para senior saya dan pakar-pakar yang sesuai bidang yang sudah memberikan kontribusi," ujarnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (11/8/2022) dikutip dari Suara.com.

Setelah itu, ia juga mengapresiasi para media, sehingga netizen dapat terus mengawal kasus yang pada akhirnya institusi Polri dapat terbuka.

"Saya juga apresiasi kepada media dan seluruh netizen yang sudah memberikan seruan dengan keras sehingga membuat Polri mau terbuka," ucap Napoleon.

Ia menambahkan, terkait pengumuman Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka, membuktikan tidak semua polisi tidak baik.

"Kita semua sabar menunggu, tapi dua hari lalu pres rilis itu sudah membuktikan, tidak semua polisi brengsek. Memang banyak yang brengsek, tapi tidak semua," tegas Napoleon. (Arif KF)

Baca Juga: Dugaan Motif Pembunuhan Brigadir J Menurut Kuasa Hukum, Mulai dari Perselingkuhan Hingga Tata Kelola Bisnis Kotor

Load More