Ulama PBNU KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq mengecam pencipta lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet yang dinilai melecehkan tokoh ulama dan raja Jawa Joko Tingkir.
Seperti diketahui, lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet kini sedang booming. Lagu yang sedang hits itu kerap dibawakan penyanyi di panggung-panggung hiburan serta viral di media sosial. Bahkan, anak kecil pun akrab dengan lagu itu.
Namun siapa sangka, lagu itu belakangan memicu kontroversi. Lagu itu diprotes berbagai kalangan karena dianggap memparodikan ulama besar sekaligus raja Jawa Joko Tingkir.
Lagu itu dianggap menghina Joko Tingkir yang memiliki nama asli Sultan Hadiwijaya, raja kesultanan Pajang.
Kritik keras terhadap lagu itu juga disampaikan ulama PBNU KH. Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq. Ia tak terima tokoh yang menurunkan ulama-ulama besar dan raja di Jawa itu diparodikan menjadi lagu dangdut.
“Saiki ono wong ngawur, Joko Tingkir mbah buyute ulama, Joko ngombe dawet iki karepe piye, ojo ngawur kang-kang,” (Sekadang ada orang ngawur, Joko Tingkir itu kakeknya ulama, Joko minum dawet itu maksudnya gimana, jangan ngawur) kata Gus Muwafiq dalam sebuah kesempatan pidato
Bahkan ia menyebut KH.Abdurrahman Wahid (Gusdur) termasuk trah atau keturunan Joko Tingkir.
Gus Muwafiq penasaran dengan pengarang lagu yang menurutnya sembarangan (ngawur) tersebut. Tapi ia yakin, pengarang lagu itu tidak paham dan tidak pernah belajar sejarah, serta tidak pernah mengaji.
Ia pun meminta Banser mengingatkan jika ada orang yang menyanyikan lagu Joko Tingkir Ngombe Dawet. Bahkan jika perlu, saat pengajian jika ada orang menyanyikan itu, Banser bisa menyuruhnya turun dari panggung karena tidak ada penghormatan terhadap ulama dan raja Jawa terdahulu.
Baca Juga: Kronologi Napi Narkotika Kabur dari Lapas Lhoksukon Aceh Utara, Rusak Plafon dan Kawat Berduri
“Aku protes, mbuh ora ngerti sing nulis sopo, kui mesti ora tau sekolah. Nek ono ngaji ono banser, ono sing nyanyi ngono, mudunno. Iku mbahne Gusdur, ngawur wae,”(Saya protes, entah saya tidak tahu yang menulis, tapi itu pasti orangnya tidak pernah sekolah. Kalau ada ngaji, ada Banser, kok ada yang menyanyi itu, turunkan. Itu kakeknya Gusdur, sembarangan),”katanya
Gus Muwafiq pun meminta diberitahu siapa sesungguhnya penulis atau pengarang lagu tersebut. Jika tahu, ia akan mencari dan menemui penulis lirik lagu itu. Jika bertemu, ia ingin mengingatkan dengan nasehat yang baik.
“Tak parani tak tuturi sing apik. Nek ora gelem.. tapuki lambene,”(aku hampiri nanti aku nasehati yang baik. Kalau gak mau, tapuk mulutnya),”katanya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA