PURWOKERTO.SUARA.COM- Gempa Bali yang terjadi Senin Petang (21/8) telah mengakibatkan sebuah rumah di BTN Mandalika, Desa Batunyale, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengalami kerusakan parah.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Tengah, H Ridwan Ma’ruf, dikutip dari Antara.
“Dari laporan sementara, baru satu rumah yang rusak dampak gempa tadi sore,” jelas Ridwan, di Praya, Senin malam.
Menurut laporan, gempa yang terjadi mengakibatkan kerusakan di beberapa bagian rumah seperti pada plafon, dinding atas kamar tidur dan kios yang letaknya berada di rumah tersebut. Namun tidak ditemukan korban jiwa dalam kejadian ini.
Untuk bantuan, ucap Ridwan, pasti akan segera diberikan kepada korban setelah anggota dari BPBD selesai melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi.
Sementara itu, salah satu korban gempa yang rumahnya rusak,HM Hamdiana mengungkapkan kronologi kejadian saat terjadi gempa pada 16.30 WITA.
Saat itu dirinya sedang menonton TV sendirian di rumah, karena istrinya sedang pergi ke Mataram. Tak berlangsung lama, terjadi goyangan kuat sehingga dia bergegas keluar dari rumah.
Hamdiana mengungkapkan, setelah dirinya keluar dari rumah baru terasa gempa yang sangat keras. Dan mengakibatkan dinding bagian atas rusak dan plafon ikut ambruk.
“Untuk sementara kita akan mengungsi,” tutur Hamdiana.
Baca Juga: Kreatif, Warga Pleret Bantul Mengubah Sampah Plastik Menjadi Paving Blok
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghimbau masyarakat Nusa Tenggara Barat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai isu-isu yang beredar luas terkait dengan gempa yang terjadi di Selatan Bali dengan kekuatan 5,8 skala richter.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram, Ardhianto Septiadhi menjelaskan jika gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
“Gempa bumi tektonik M 5,8 di selatan Bali, Tidak berpotensi tsunami,” jelasnya. (Citra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan: Dilema Anak Antara Ambisi dan Keutuhan Keluarga
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat
-
Sudah Punya Tijjani Reijnders, Man City Bidik Pemain Keturunan Berbandrol Rp434 Miliar
-
Baru 3 Bulan Menjabat, Sipir Muda Rutan Kotabumi Terciduk Selundupkan 40 Paket Sabu ke Lapas
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Jejak Gelap Aipda Andi Gusman dari Mobil Panas Hingga Jerat Sabu
-
Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!