PURWOKERTO.SUARA.COM, BANTUL - Di Indonesia, penumpukan sampah plastik adalah permasalahan menahun yang tak bisa diselesaikan hanya dengan himbauan maupun peraturan.
Di sisi lain, pengelolaan sampah plastik selama ini belum dilakukan secara optimal. Hal tersebut yang mendorong Kampung Bijak Sampah di Pleret, Bantul menciptakan inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi hijau.
Pengasuh Kampung Bijak Sampah, Nur Subiantoro mengatakan, sampah akan menjadi suatu permasalahan jika tidak diselesaikan dari sumbernya.
"Pemerintah juga tidak mungkin mengatasi sampah secara sendiri tanpa partisipasi masyarakat," ujarnya dalam Instagram Pemkab Bantul pada Senin (22/8/2022).
Menurut Subiantoro, dengan alat yang sederhana, sampah plastik yang tidak memiliki nilai ekonomis bisa diolah menjadi batu pemecah gelombang, bantalan kereta api, paving blok hingga produk lainnya dengan cara yang ramah lingkungan. (Arif KF)
Berita Terkait
-
Ratusan Sastrawan Muda Penuhi Taman Pintar Yogyakarta, Ada Apa?
-
Timnas Hadapi Myanmar di Semifinal Piala AFF U-16, Coach Bima Sakti Ungkap Kesiapan Skuat Garuda Muda
-
PARI Gelar Pameran terkait Sumber Pangan dan Praktik Pertanian Kota Yogyakarta dan Fukuda Jepang
-
Kemenparekraf Gelar Famtrip bagi Para Infuencer India, Ini Alasannya
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan
-
Puluhan Penumpang KRL Bekasi Timur Luka-Luka, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Banjir Berulang di Palembang, Benarkah 114 Anak Sungai Tak Lagi Mampu Menampung Air?
-
Kemiskinan Turun tapi Pengangguran Naik, Helldy Agustian Ingatkan Robinsar-Fajar Jangan Cepat Puas
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
Saat Dompet Menipis, 7 Warteg di Jakarta Pusat Ini Jadi Tempat Pulang Banyak Orang
-
KRL vs KRD Tabrakan di Stasiun Bekasi Timur, Evakuasi Penumpang Terjepit Masih Berlangsung