/
Minggu, 28 Agustus 2022 | 23:10 WIB
bumdes Wringinputih Borobudur

PURWOKERTO.SUARA.COM, MAGELANG- Teknologi bisa dimanfaatkan untuk memudahkan pekerjaan di berbagai sektor, termasuk di pertanian. Seperti yang dilakukan Bumdes Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. 

Kebun Klengkeng yang dikelola Bumdes itu menerapkan teknologi berbasis internet, yakni menyiram tanaman dengan siram otomatis berbasis Internet Of Things (IOT). Berbekal gadget di genggaman, penyiraman tanaman bisa dilakukan dari jarak jauh tanpa susah payah. 

"Untuk menyiram kebun klengkeng seluas setengah hektar, cukup memencet smartphone dari rumah atau dari mananapun," kata Direktur Bumdes Wringinputih, Rizal Arif Windriatmoko, di Magelang, Rabu (24/8/2022).

Proyek ini bagian dari program Smart Village Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) bekerja sama dengan UNS Solo dan Bumdes Wringinputih.

Tinggal di pelosok desa tidak menghalangi upaya pihaknya untuk melakukan transformasi teknologi digital. Pendekatan teknologi digital nyatanya mampu memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi masyarakat desa, salah satunya terkait pertanian.

Penyiraman otomatis berbasis IOT tentu lebih memudahkan petani untuk meningkatkan produktivitasnya, di samping menghemat tenaga. 

“Ini baru kita simulasikan di satu petak seluas setengah hektar, nanti akan dikembangkan dikebun klengkeng lainnya yang lebih luas,”katanya.

Kebun klengkeng inimerupakan bagian dari agrowisata petik buah klengkeng sehingga harus dikemas menarik. Wisatawan yang berkunjung tidak hanya disuguhi kebun klengkeng dan petih buah klengkeng, tapi juga menawarkan pengalaman baru melihat perkebunan modern yang berbasis IOT.

“Ini adalah yang pertama di Magelang perkebunan modern berbasis IOT, kami membuka diri untuk siapa saja yang mau belajar tentang perkebunan modern yang sedang kami kembangkan,”ujarnya.

Baca Juga: Bakal Makin Sangar, Antony Santos Merapat ke Manchester Uniteddari Ajax

Duta Digital Smart Village Kemendesa PDTT, Sholahuddin AA, mengatakan Desa Wringinputih merupakan satu di antara 15 desa di Magelang yang menjadi bagian dari percontohan Smart Village Kemendesa PDTT. 

Penerapan penyiraman otomatis berbasis IOT adalah bagian dari transformasi teknologi digital di desa. Sesuai dengan arah pembangunan nasional dalam RPJMNÂ 2020/2024transformasi digital sebagai proyek prioritas strategis nasional.

Sistem penyiraman otomatis berbasis IOT, menurutnya, dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Uno sebagai sistem kontrol dan NodeMCU sebagai pengirim data antara sistem ke web server. Sementara ini belum menggunakan web server sendiri,  tapi menggunakan server telegram.

Intruksinya menggunakan kode angka yang dikirim ke chat telegram, kemudian dibaca oleh sistem dan secara otomatis kebun akan tersiram melalui instalasi pipa yang sudah didesain di kebun.

“Yang mengerjakan adalah tim dari UNS dan komunitas digital desa Wringin Putih, dimulai membuat prototype dan mengujicoba sistemnya. Semua ini terus dikembangkan dan nanti akan menjadi unit usaha Bumdes khusus untuk produk IOT pertanian dan perkebunan,”tambahnya.

Load More