PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA- Sidang etik untuk memutus Irjen Pol Ferdy Sambo beberapa waktu lalu diwarnai isak tangis. Putusan itu tak hanya berat bagi Sambo, namun juga orang-orang yang selama ini dekat dengannya. Sebelum masuk ruang sidang, Sambo yang masih berseragam dinas masih diberi hormat oleh para anggota polisi yang ikut dalam sidang tersebut. Dalam sidang itu, di depan hakim, Sambo terlihat tegar menghadapi hukuman yang dijatuhkan kepadanya.
Namun ia tetap tak bisa menyembunyikan rasa penyesalan dan kesedihan menghadapi kenyataan. Karirnya yang ia bangun selama puluhan tahun, hancur sudah. Bahkan pengajuan pengunduran dirinya pun ditolak. Ia harus menerima kenyataan mengakhiri karir dengan cara memalukan, dipecat.
Sambo tak melawan. Ia hanya meminta diberi kesempatan menggunakan haknya untuk mengajukan banding. Hasilnya seperti apa, ia mengaku siap melaksanakan.
Seusai putusan yang berat baginya itu dibacakan, Sambo dikembalikan.Putusan itu bukan hanya berat bagi Sambo. Anggota Polri yang hadir di sidang pun terbawa emosi. Bahkan, dalam video beredar, terlihat seorang Polwan menyeka air mata (menangis) setelah putusan itu dibacakan. Perempuan itu tampak tak setegar Sambo.
Tidak diketahui siapa identitas Polwan yang haru itu. Dari baret biru yang dikenakannya, mungkin saja ia anggota Provost atau eks bawahan Sambo yang sempat menjabat sebagai Kadiv Propam Polri. Tidak jelas juga apa yang dia tangisi dalam sidang putusan itu.
Komisioner Kompolnas, Yusuf Warsyimmengamini sidang tersebut diwarnai isak tangis.
"Ya suasana sidangnya sebagaimana pengadilan. Ya suasananya ada tegangnya, ada tenangnya, ya dinamis lah. Dan penuh air mata," jelas Yusuf dikutip dari suara.com.
Sidang yang berlangsung selama 17 jam itu akhirnya memutuskan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada Ferdy Sambo. Hakim menjatuhkan hukuman kepada Sambo atas golongan perbuatan tercela selama proses penyelidikan hingga penetapannya sebagai tersangka.
Yusuf menilai Sambo tak menunjukkan kesedihan hingga meneteskan air mata. Namun yang tampak jelas ada rasa bersalah. Justru, beberapa saksi yang diduga mengetahui skenario pembunuhan Brigadir J tersebut tampak menyesal hingga tak kuasa menahan air mata.
Baca Juga: Upaya Banding Ferdy Sambo Usai Dipecat akan Sia-sia
Sidang itu dihadiri 15 saksi yang diduga ikut terlibat dan mengetahui skenario pembunuhan Brigadir J. Bharada E pun turut hadir secara daring dalam sidang tersebut. Maklum BE menjadi justice collaborator, sehingga perlindungan terhadapnya dilakukan secara ekstra.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
7 Cara Menjaga Kesehatan Kulit Saat Cuaca Panas, Jangan Abaikan Rutinitas Ini
-
Aljazair Comeback Kalahkan Yordania 2-1 dan Jaga Asa Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ulasan Drama Hometown Cha Cha Cha, Romansa Manis di Pesisir Desa Gongjin
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
5 Langkah Cegah Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari, Penderita Diabetes Simak
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan
-
Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?
-
Pratama Arhan ke Persija Jakarta Susul STY?
-
Update Harga HP OPPO Juni 2026: Banyak Diskon untuk Seri Flagship hingga Entry-Level
-
Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya