PURWOKERTO.SUARA.COM- Kebakaran yang terjadi pada Jumat, 2 September 2022 dini hari mengakibatkan satu rumah di Dusun Kocoran RT 05/RW 03 Kelurahan Caturtunggal, Kecamatan Kapanewon, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta terbakar hangus.
Akibatnya, tiga orang penghuni rumah meninggal dunia dan beberapa rumah yang ada di sekitar tempat kejadian ikut terbakar.
“Terdapat tiga orang penghuni rumah yang meninggal dunia akibat kejadian kebakaran dini hari tadi,” ungkap Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makwan Kabupaten Sleman yang dikutip dari Antara.
Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 1.30 WIB itu membakar rumah dua lantai miliki Subono (64 tahun). Tak hanya itu, akibat kejadian ini rumah yang berada di sisi timur dan barat ikut terbakar.
Melalui keterangan saksi Faisal Noor Singgih yang merupakan warga setempat, kejadian bermula saat dirinya dibangunkan oleh sang istri sekitar jam 1.30 WIB. Ia diberitahu ada kebakaran di rumah Bono.
Setelah itu, Faisal langsung mengecek rumah dari Bono dan benar terdapat api di ruang tamu rumah tersebut.
Tidak berlangsung lama, api terus menjalar dan merembet ke rumah milik Yuniatun yang berada di sisi kanan rumah Pak Bono.
Saksi dibantu warga sekitar berbondong-bondong mencoba untuk memadamkan api. Namun, karena sulit ditundukkan, wraga setempat akhirnya memanggil pemadam kebakaran Kabupaten Sleman.
Kemudian sekitar pukul 04.00 WIB api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.
Baca Juga: Persiapan Piala Dunia Amputasi 2022, Timnas INAF akan Hadapi PSAI Jawa Timur
Untuk korban meninggal adalah pemilik rumah yang masih terjebak di lantai dua yakni Subono (64 tahun), Ayu Rani Istiyani (38 tahun) dan seorang anak bernama Mora Putri Ayu Sasmitha (6 tahun). Sedangkan korban lainnya dibawa menuju RSUP Dr Sardjito Yogyakarta.
Selain, rumah milik Pak Bono yang terbakar habis, rumah milik Ny Yuniatun juga ikut terbakar, serta rumah milik Ny Ester Mujiani separuh atapnya mengalami kerusakan. (Citra Safitrah)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan