PURWOKERTO.SUARA.COM - Buntut Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertalite yang ditemukan bercampur dengan air di SPBU Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi beberapa waktu lalu mengakibatkan pihak kepolisian mengambil langkah strategis.
Tiga pegawai SPBU Pesanggaran akhirnya diperiksa aparat terkait BBM jenis pertalite yang bercampur air itu. Pegawai SPBU Pesanggaran tersebut diperiksa di ruang Unit Pidsus Polresta Banyuwangi dengan status sebagai saksi.
Para pegawai SPBU Pesanggaran yang menjalani pemeriksaan di Unit Pidsus terdiri dari seorang pengawas dan dua orang operator. Ketiganya adalah LS, LM dan TT. Mereka diperiksa atas adanya peristiwa BBM jenis Pertalite yang bercampur dengan air, sehingga mengakibatkan puluhan kendaraan mogok.
"Diperiksa di ruang Unit Pidsus (tindak pidana khusus) Polresta Banyuwangi," kata Kasi Humas Polresta Banyuwangi, Iptu Agus Winarno.
Pemanggilan ketiga pegawai SPBU untuk menjalani pemeriksaan setelah aparat kepolisian melakukan penyelidikan. Petugas menemukan kandungan air dalam tangki penampungan BBM jenis pertalite di SPBU Pesanggaran bercampur air.
"Dari hasil penyelidikan, ternyata di dalam tangki pendam SPBU, terdapat BBM yang bercampur dengan air," ujar Agus.
Agus menjelaskan ketika BBM bercampur air heboh, SPBU Pesanggaran telah melayani 700 liter BBM jenis pertalite ke sejumlah pengendara. Pengisian tersebut terhitung sejak pukul 18.00 - 19.00 WIB, sebelum aktivitas di SPBU tersebut dihentikan sementara oleh polisi.
"Setidaknya ada 2 kendaraan roda empat dan 18 kendaraan roda dua yang telah melapor menjadi korban BBM bercampur air," tambahnya.
Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut, SPBU tersebut saat ini disegel. Petugas juga telah memasang garis polisi. * (ANIK AS)
Baca Juga: Harga BBM Resmi Naik Hari Ini, Menko Marves Sebut Harga Sudah Sesuai Perhitungan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pegulat 19 Tahun Dieksekusi Iran, Ini Alasan Saleh Mohammadi Dihukum Mati
-
Kecam Iran, 20 Negara Siap Buka Selat Hormuz
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
Kunjungan ke Sumbar Naik 12 Persen saat Lebaran 2026, Kenyamanan Wisatawan Disorot
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Menteri Keuangan Batasi Pengajuan Anggaran Baru, Pangkas Anggaran Berjalan
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris