PURWOKERTO.SUARA.COM – Adagium bagai sayur tanpa garam, untuk menggambarkan satu masakan yang tidak ideal rasa-rasanya kurang tepat.
Sebab tidak hanya sayur tanpa garam saja yang membuat rasa masakan tidak ideal. Akan tetapi santan yang pecah juga akan berpengaruh pada cita rasa masakan kita.
Santan merupakan salah satu bahan masakan yang banyak digunakan untuk memasak kuliner khas nusantara seperti sayur lodeh, rendang, opor ayam, soto betawi, hingga gulai.
Seiring waktu, penggunaan santan juga semakin mudah dan praktis berkat adanya produk santan kemasan, sehingga tak perlu lagi repot-repot memarut kelapa.
Namun saat memasak menggunakan santan, masalah yang paling sering dihadapi adalah santan yang pecah karena kandungan lemak dan air pada santan terpisah. Rasa santan yang seharusnya gurih pun berubah menjadi hambar.
Lalu apa yang perlu dilakukan agar santan yang harusnya gurih tidak berubah menjadi hambar dan tak enak dimakan ?
Fatmah Bahalwan, Food Content Creator dan Founder Natural Cooking Club membagikan tips agar santan tidak pecah saat dimasak. Menurut Fatmah, kesalahan umum yang biasanya dilakukan adalah memasukkan santan di waktu yang tidak tepat.
"Misalnya masak lodeh. Pastikan untuk masukkan santannya ketika airnya sudah mendidih. Jadi lodehnya kasih air dulu, masukkan bumbunya dulu, sayurannya dulu, lalu biarkan mendidih," kata Fatmah saat temu media di Jakarta. Dikutip Antara.
Setelah mendidih, lanjut Fatmah santannya bisa dimasukkan terakhir, lalu diaduk hingga merata. Guna menghindari santan pecah, saat memasak juga bisa diberikan waktu agar mendidih sekali lagi.
Baca Juga: Kalah 3-2 di Kandang Persikabo 1973, Borneo FC Turun ke Peringkat Dua Klasemen
Selain itu, Dia juga mengingatkan untuk memasukkan santan sesuai dengan banyaknya masakan. Jika hanya satu panci yang kuahnya satu liter, maka gunakanlah santan kemasan ukuran 65 mililiter.
Tapi jika untuk masak dalam jumlah yang banyak, sebut saja nasi uduk untuk 100 orang. Berarti, harus masak kira-kira 10 kilogram beras. Oleh karenanya perlu santan yang ukuran kemasannya lebih besar juga.
"Supaya enggak pecah ya sama. Masak dulu air yang untuk bikin aronnya, lalu masukkan santannya, aduk, baru beras masuk," pungkasnya.* (ANIK AS)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
IBL 2026: Pelita Jaya Resmi Datangkan Perrin Buford, Top Skorer Liga Jepang
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Cari Tempat WFH Tenang di Palembang? Cafe Danau Jakabaring Ini Sepi, WiFi Kencang
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
3 Mobil Bekas 7 Seater untuk Keluarga yang Nyaman dan Ramah Kantong
-
Sulawesi Selatan Matangkan Persiapan HKG PKK Nasional 2026
-
Sinopsis Film Sarahs Oil: Dari Kemiskinan ke Jutaan Dolar, Kisah Nyata yang Menginspirasi
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa