PURWOKERTO.SUARA.COM - Shin Tae-yong sempat mengeluhkan minimnya penyerang murni berkualitas saat menangani Timnas Indonesia. Pada awal melatih timnas, pelatih asal Korea Selatan ini jarang memasang striker murni.
Shin Tae-yong lebih sering memasang penyerang lubang seperti Egy Maulana Fikri atau penyerang sayap seperti Witan Sulaiman. Ezra Walian pernah ditutunkan namun Shin Tae-yong tak puas dengan performanya.
Setelah melihat lebih luas, Shin Tae-yong mengembalikan persoalan minimnya striker berkualitas ke kompetisi liga Indonesia. Tim-tim di Liga 1 lebih banyak menggunakan penyerang asing daripada penyerang lokal.
Akibatnya, regenerasi penyerang murni tak berjalan. Penyerang murni berkewarganegaraan Indonesia kurang mendapat jam bermain sehingga penampilannya juga tak maksimal.
Shin Tae-yong meyakini Tim nasional akan berkualitas jika liganya juga berkualitas. Sebab, liga menjadi sarana untuk menggembleng para pemain, baik fisik, mental maupun teknik dasar.
Namun pada laga FIFA Matchday melawan Curacao Sabtu 24 September 2022 kemarin, Shin Tae-yong secara mengejutkan memasang penyerang murni. Satu di antaranya Dimas Drajad.
Penampilan Dimas Drajad sukses mencuri perhatian para pencinta bola. Sebab, pemain muda yang satu ini bermain militan dan fokus. Pergerakannya efektif, baik ketika memegang bola ataupun tanpa bola.
Dimas beberapakali sukses membuyarkan upaya Curacao membangun serangan dari bawah. Ia menempel ketat bek Curacao hingga tak leluasa menyuplai bola ke tengah atau long pass ke depan.
Namun ketika memegang bola, Dimas menjadi ancaman bagi gawang lawan. Gol pertama Timnas yang dicetak Marc Klok merupakan assist dari Dimas. Meski penyerang murni, Dimas egois. Ia tak ragu mengumpan bola ke Marc Klok.
Baca Juga: Netflix Korea Luncurkan Teaser Drama Animasi yang Diangkat dari Webtoon Fenomenal Lookism
Dimas juga kerap melebar membuka ruang sehingga pemain lain mendapat ruang untuk menciptakan peluang. Sebagai penyerang, Dimas memeragakan striker murni di era sepakbola modern. Ia tidak seperti penyerang konfensional yang menunggu bola di kotak lalu mengeksekusinya menjadi gol.
Di atas semua itu, skilnya cukup mumpuni, terbukti ia mencetak satu gok dengan teknik yang sulit. Umpan Pratama Arkhan berhasil dikonversi menjadigol dengan kaki belakangnya sambil berlari.
Sebagai penyerang ia cukup komplit dan matang, mampu mengusik skema bermain lawan, membuka ruang, dan mencetak gol dengan skill tinggi. Namun dengan usia yang relatif muda, Shin Tae-yong masih bisa mengembangkan kemampuan Dimas ke level yang lebih tinggi. Semoga.
Berita Terkait
-
Kinerja Cemerlang, Shin Tae-yong Akan Disodori Perpanjangan Kontrak
-
Senyum Shin Tae Yong, Sukses Bawa Timnas Senior dan Timnas U-20 ke Piala Asia hingga Kontrak Diperpanjang
-
Tiga Pemain Timnas Paling Mencuri Perhatian saat Lawan Curacao, Level Pemain Dunia
-
Paten! Pujian untuk Penampilan Timnas Indonesia vs Curacao
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Pasien Gaib dan Tagihan Palsu: Skandal Besar Korupsi JKN Jember Terbongkar
-
Piala Dunia 2026: Ousmane Dembele Menggila, Perancis Gasak Norwegia 4-1 dan Puncaki Klasemen
-
5 Body Lotion SPF 50 dengan Sensasi Sejuk, Ampuh Proteksi Kulit dari Cuaca Panas Ekstrem
-
Dicegat Polisi di Lampung Tengah, Ribuan Butir Ekstasi Gagal Menyeberang ke Pulau Jawa
-
Brasil Tangguh! Timnas Futsal Indonesia U-17 Digelontor Sembilan Gol di Spanyol
-
XLSmart Perluas 5G Blanket Coverage di Kalimantan, Jangkau 55 Kota dengan Lebih dari 300 BTS 5G
-
Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba
-
3 HP POCO X Series yang Desain Kameranya Mirip iPhone 17, Harga Mulai Rp5 Jutaan