/
Selasa, 27 September 2022 | 19:09 WIB
Ilustrasi inflasi (Freepik)

PURWOKERTO.SUARA.COM- Pastinya kalian sudah tidak asing saat mendengar istilah resesi yang sekarang ini marak diperbincangkan oleh khalayak ramai, entah itu di lingkungan kerja atau media sosial.

Banyak yang memiliki pendapat tersendiri mengenai resesi dan menjadikannya bahan diskusi.

Lalu, apa sih resesi ekonomi itu?

Mengutip dari laman OJK, resesi adalah suatu kondisi dimana perekonomian suatu negara sedang memburuk terlihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) yang negatif, pengangguran meningkat, maupun pertumbuhan ekonomi rill bernilai negatif selama dua kuartal berturut-turut.

Dari pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa resesi dapat terjadi karena beberapa indikator penyebab, yaitu:

1.Terjadinya Inflasi atau deflasi berkepanjangan
2.Guncangan ekonomi secara tiba-tiba
3.Menggelembungnya aset
4.Pertumbuhan ekonomi yang menurun selama dua kuartal berturut-turut
5.Suku bunga tinggi
6.Tingkat pengangguran yang tinggi
7.Jatuhnya pasar modal
8.Krisis Kredit

Selain itu, resesi suatu negara juga dipengaruhi oleh perkembangan perekonomian global.

Sebagai akibat dari terjadinya resesi di suatu negara adalah penurunan aktivitas ekonomi secara bersamaan yang dapat menyebabkan negara tersebut mengalami krisis moneter.

Beberapa negara yang tengah mengalami resesi ekonomi adalah negara besar seperti Amerika Serikat dan China yang mengalami penurunan selama dua kuartal berturut-turut. (citra safitra)

Baca Juga: Jangan Anggap Enteng, Curacao Pernah Jadi Lawan Terberat Amerika Serikat

Load More