/
Rabu, 28 September 2022 | 10:18 WIB
Ilustrasi kebakaran (Freepik)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BENGKULU-Nasib tragis dialami remaja berusia 15 tahun di Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. 

 Anak di bawah umur itu dibakar hidup-hidup yang diduga dilakukan PA (40), petani setempat. 

Kasi Humas Polres Bengkulu Selatan AKP Sarmadi mengatakan, pelaku membakar  korban di kebun durian.

"Motifnya karena pelaku menuduh korban mencuri HP," kata Sarmadi, Selasa (27/9/2022), dikutip dari suara.sumbare

Penganiayaan tersebut terjadi pada Sabtu 24 September akhir pekan lalu di kebun durian Desa Lubuk Tapi. 

Ia mengatakan, sebelum dibakar, HA lebih dulu diikat di pohon durian menggunakan karet ban. Anak itu lalu disiram bahan bakar minyak jenis pertalite.

"Korban diikat ke pohon memakai karet ban, lalu disiram pertalite. Setelah korban terbakar, pelaku melarikan diri," jelasnya

Pihaknya menerima laporan dari orangtua korban, Erwan Budi Saputra (34). Polisi langsung turun tangan mengusut perkara itu. Kini, pelaku sudah ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.


Beruntung nyawa korban masih tertolong. Korban kini masih menjalani perawatan di rumah sakit karena luka bakar yang dialaminya. 

Baca Juga: Sejauh Mana Proses Hukum Putri Candrawathi, Ini penjelasan Humas Polri

Load More