PURWOKERTO.SUARA.COM - Dunia persepakbolaan Tanah Air tengah berduka mendalam atas Tragedi Kanjuruhan, 1 Oktober lalu. Minat terhadap sepakbola juga meredup. Namun begitu semangat Timnas U-17 tak lantas layu, justru mereka bekerja keras memberi penghiburan dengan mempersembahkan kemenangan 14-0 atas Guam untuk korban dan semuainsan sepakbola yang tengah berkabung.
Tim U-17 Indonesia mempersembahkan kemenangan telak atas Guam pada Kualifikasi Piala AFC U-17 2023 untuk para korban insiden di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Skuad Garuda Asia berhasil mengalahkan Guam pada lanjutan Kualifikasi Piala Asia U-17 Grup B dengan skor 14-0 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin 3 Oktober 2022.
"Tadi kami sepakat dengan tim pelatih, manajer, kemudian pemain bahwasanya kemenangan ini kami persembahkan untuk saudara-saudara kami yang tertimpa musibah di Kanjuruhan, Malang," kata pelatih tim U-17 Indonesia, Bima Sakti.
Bima Sakti berharap peristiwa memilukan yang terjadi setelah pertandingan Arema FC melawan Persebaya di Kanjuruhan yang memakan ratusan korban jiwa jadi momen semua pihak untuk berbenah.
"Semoga momentum ini jadi persatuan suporter semuanya, seluruh Indonesia. Bisa saling menjaga agar sepak bola kita lebih maju ke depannya," ujar Bima Sakti.
Lalu terkait hasil pertandingan melawan Guam, Bima Sakti mengatakan bahwa sejak awal dirinya sudah menekankan ke para pemainnya untuk merebut poin penuh di laga perdana ini.
"Bersyukur Alhamdulillah kita bisa memenangkan pertandingan. Di awal saya sudah menyampaikan ke pemain bahwasanya pertandingan kali ini sangat menentukan walau pun kita melawan Guam, tapi semuanya harus tampil maksimal," tuturnya.
Baca Juga: Pembangunan Melalui Budaya: Sudut Pandang Baru Mencapai Keberlanjutan
Tag
Berita Terkait
-
Begini Persiapan Timnas Indonesia U-17 Menghadapi UEA setelah Bekuk Guam 14-0
-
Siapa Security Officer? Penanggugjawab Keamanan Pertandingan yang Harus Berlisensi FIFA
-
Ribuan Suporter Banyumas Tuntut Polisi Tak Gunakan Gas Air Mata Dalam Sepakbola
-
Kualifikasi Piala AFCU-17 Digelar Penuh Empati, Tanpa Penonton dan Tanpa Selebrasi di Pakansari
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Modus Gila Debt Collector Tipu Ambulans dan Damkar Demi Tagih Utang, DPR: Harus Dipidana!
-
Isu Kas Negara Menipis Dibantah, Menkeu: Uang Kita Masih Banyak!
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
J.J Rizal Soroti Warisan Soeharto, Sebut Aktor Lama Masih Dominan
-
Klarifikasi JK Soal Ceramah UGM Dianggap Tak Nyambung, GAMKI Tegaskan Laporan Polisi Tetap Lanjut
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja
-
Lawan Stigma, Cerita Karyawan Difabel Pabrik HS: Dari Korban Bully Jadi Mandiri
-
Acara Siraman Syifa Hadju Berlangsung Khidmat, Kris Dayanti Puji Kecantikan Calon Pengantin
-
Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
-
3 Zodiak Paling Beruntung Minggu Depan, Cek Peluang Emas bagi Libra dan Pisces