/
Selasa, 04 Oktober 2022 | 15:04 WIB
Kerusuhan usai laga Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan (Instagram @eventjawatimur)

PURWOKERTO.SUARA.COM Setelah Tragedi Kanjuruhan yang menelan ratusan korban jiwa, salah satu nama yang mendadak ramai diberbincangkan adalah Nugroho Setiawan.

Nugroho Setiawan merupakan satu-satunya orang Indonesia yang berhasil memiliki lisensi sebagai FIFA Security Officer.

Nugroho atau yang sering disapa Pak Nug pernah berkarir di PSSI sebagai Head of Infrastructure, Safety, and Security di PSSI. Kemudian dia melanjutkan karirnya sebagai Security Officer di Asian Football Confederation (AFC).

Sebagai orang yang memiliki lisensi FIFA Security Officer, Nugroho dipercaya menjadi orang yang sangat paham tentang safety & security dari sebuah pertandingan sepakbola. Hal itu termasuk cara mencegah serta menanggapi adanya kerusuhan.

Apa sebenarnya tugas dan fungsi dari FIFA Security Officer?

Dikutip dari suara.com, sebagai Security & Safety Officer,ada beberapa tugas yang harus dilaksanakan dan hanya boleh dilakukan oleh orang yang telah mendapatkan lisensi secara resmi.

"Kami (para Security & Safety Officer) bekerja di bawah prinsip dasar dengan koordinasi, komunikasi, dan kerja sama. Hal ini bukan hanya tentang memberi tahu otoritas setempat atau pihak penyelenggara tentang apa yang harus dilakukan, namun juga bekerja sama dengan mereka untuk memastikan mereka memenuhi peraturan keselamatan dan keamanan pada hari pertandingan." ungkap Dr. Christian Emeruwa, NFF Presidential FIFA.

Lebih lanjut, Dr. Emeruwa mengatakan, setiap anggota Security & Safety Officer FIFA harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik dan kesadaran akan kepekaan sosial, hukum dan politik, karena situasi di setiap negara berbeda dan punya badan hukum masing masing.

“Beberapa kegiatan inisiatif seperti proyek pendampingan dan lokakarya serta pelatihan dan penyuluhan dari FIFA sangat diperlukan untuk membantu meningkatkan standar khususnya para Security & Safety Officer FIFA serta keselamatan dan keamanan dalam kompetisi sepak bola secara umum." tambah Dr. Emeruwa.

Baca Juga: Kondisi Belum Stabil, Lesti Kejora Tetap Dipantau Tim Dokter Usai Pulang Ke Rumah

Menjadi orang yang paling paham soal pencegahan dan penyelenggaraan baik pra atau pasca pertandingan, anggota Security & Safety Officer FIFA dalam menjalankan tugasnya didorong oleh visi dunia dimana mewujudkan visi FIFA agar semua stadion di dunia yang menyelenggarakan pertandingan sepakbola aman dan ramah untuk semua orang.

Tak hanya itu, sosialisasi tentang bagaimana pertandingan dapat berjalan dengan baik dari segi keamanan dan kenyamanan juga harus dilakukan agar pihak pihak yang terlibat seperti kepolisian dan elemen pertahanan dan keamanan lainnya dapat memahami sehingga tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan seperti kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan kemarin.

"Kami memiliki peraturan untuk diikuti oleh tim Security & Safety Officer saat mereka menjalankan tugas di hari pertandingan mereka. Mereka juga harus perpedoman pada FIFA Stadium Safety & Security Regulations yang telah ditetapkan oleh FIFA." tutup Dr.Emeruwa. (iruma cezza)

Load More