PURWOKERTO.SUARA.COM, SRAGEN- Seorang ibu di Sragen diduga tega membunuh anak kandungnya sendiri. Warga Dukuh Tlobongan Desa Sidoharjo, Kecamatan Sidoharjo, Sragen digemparkan dengan kasus pembunuhan di wilayah mereka.
Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, sang ibu, SWN (64) sempat duduk di depan rumah, pukul 23.30 Wib, SPR pulang dan tidur di teras rumah. Hingga muncul niat SWN untuk membunuh anaknya.
Kapolres Sragen melalui Kasi Humas Polres Sragen Iptu Ari Pujiantoro mengungkapkan, sekitar pukul 01.00 Wib, melihat SPR tidur di tikar teras rumah, tersangka mengambil bongkahan cor di depan rumah.
Ia memukulkan bongkahan cor itu ke kepala korban berkali-kali sambil berujar, “selamat jalan le”
Ia kemudian mengambil sebuah cangkul lalu memukulkannya ke arah wajah korban sampai alat itu patah. Ia kembali memukulkan bongkahan cor ke kepala putranya hingga meninggal.
Ia kemudian membungkus tubuh korban menggunakan tikar dan karpet yang jadi alas tidurnya. Tersangka sempat berniat membuang korban ke sungai namun tidak kuat mengangkatnya.
Ia kemudian menelepon anaknya yang lain, AR untuk menghubungi warga lain agar ke rumahnya.
Harni dan Soman mendatangi rumah tersangka. SWN pun berterus terang ke mereka bahwa dia telah membunuh putranya. Karenanya, ia meminta bantuan mereka untuk membuang jasad putranya ke sungai.
Namun keduanya menolak ajakan itu dan memilih pamit pulang. Soman bersama warga lain kemudian mendatangi lagi rumah tersangka dan korban.
Baca Juga: Sebelum serius, Kenali Empat Penyebab Depresi Pada Remaja
Tersangka sakit hati karena putranya sering membuat masalah di luar rumah. Korban juga tidak pernah menurut kepadanya sebagai ibu kandung.
“Pelaku merasa malu dengan tetangga,”katanya
Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan yang diancam dengan kurungan penjara 15 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
Terkini
-
Lawan Ketimpangan! Ini 5 Mandat Politik Kongres VI KPI Demi Keadilan Ekonomi Perempuan
-
BEI Buka Suara: Daftar Saham HSC Bukan Sanksi, Cuma 'Warning' Buat Investor
-
Menaklukkan Gunung Malabar: Dari Sabana Indah hingga Tanjakan Mematikan
-
Setelah Mo Salah dan Robertson, Giliran Alisson Becker Berpotensi Angkat Kaki dari Liverpool
-
BSA Logistics Jadi Pertama IPO di BEI, Emiten Raup Dana Rp302,4 Miliar
-
Jadi Ketua DPRD Termuda Gowa, Kemampuan Bicara Fahmi Adam Bikin Geleng-Geleng
-
NCT Umumkan Proyek 10 Tahun Bertajuk NCT 2026 dengan Beragam Aktivitas
-
Kisah Tragis Petani di Grobogan, Tersambar Petir Saat Pulang dari Sawah
-
BRI Kembali Dipercaya Sediakan SAR untuk Jemaah, Pastikan Kebutuhan Haji 2026 Terpenuhi
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Bawang dan Beras Naik