PURWOKERTO.SUARA.COM - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cilacap sejak Jumat (7/10/2022) Pukul 15.30 WIB hingga Sabtu (8/10/2022) Pukul 12.30 WIB menyebabkan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan sedang hingga lebat ini mengguyur di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap secara merata.
Kantor BASARNAS Cilacap menerima laporan dari warga terdampak banjir di beberapa titik di wilayah Kabupaten Cilacap yang membutuhkan proses evakuasi terhadap. Mereka berada di Kecamatan Kawunganten dan Kecamatan Kesugihan.
“Setelah merespon laporan tersebut, kami memberangkatkan satu tim rescuer dari Kantor BASARNAS Cilacap untuk melaksanakan proses evakuasi terhadap warga yang membutuhkan pertolongan agar dapat mengungsi ke tempat yang lebih aman dengan menggunakan perahu karet,” ujar Adah Sudarsa, Kepala Kantor BASARNAS Cilacap.
Tim Basarnas Cilacap mengevakuasi tujuh orang dari Desa Kalijeruk Kecamatan Kawunganten dan 53 orang dari Desa Kalisabuk Kecamatan Kesugihan. Sementara total warga yang terdampak dari bencana banjir ini berjumlah 3.681 jiwa.
“Setelah berkoordinasi dengan aparat setempat, dan tidak terdapat permintaan evakuasi dari warga yang terdampak banjir serta debit air sudah berangsur surut, maka operasi SAR terhadap warga terdampak banjir diusulkan untuk di tutup. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terimakasih,” ujar dia.
Sesuai dengan imbauan dari BMKG, seluruh masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Ada potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan angin puting beliung, terutama untuk maysarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Berita Terkait
-
Jalur Selatan KAI Terhambat Imbas Banjir Cilacap, Proses Perbaikan Sudah Terus Dilakukan
-
Polisi Masih Siaga di Lokasi Robohnya Tembok MTSn 19 Akibat Banjir
-
Transportasi Penyumbang Inflasi Terbesar di Purwokerto dan Cilacap
-
Laut Selatan Kembali Memakan Korban, Bocah 12 Tahun Hanyut di Pantai Sodong Cilacap
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran dan Tinggalkan Tradisi?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Kumpul Keluarga Inti Kini Jadi Pilihan, Tradisi Lebaran Ramai-Ramai Mulai Ditinggalkan?
-
Lelah Arus Mudik? Ini 5 Destinasi Alam di Bogor untuk Self-Healing Bareng Keluarga
-
Misteri Terkuak di Cipayung! 7 Fakta Kunci Kasus Pembunuhan Wanita DA yang Ditemukan Tewas Terkunci
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Hari Fitri, Uang Baru Berpindah Tangan, Berbagi Tetap Hidup, Meski Keadaan Tak Selalu Ringan
-
Waspada Macet Total! Senin Besok Diprediksi Puncak Arus Balik di Jalur Puncak-Cianjur
-
Motor Hantam Lubang di OKU Timur Berujung Maut, Ditabrak Mobil Kabur: Ini 5 Fakta Tragisnya