PURWOKERTO.SUARA.COM - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan telah merampungkan tugasnya menginvestigasi kerusuhan yang menewaskan 133 orang di Stadion Kanjuruan pada Kamis sore, 13 Oktober 2022. Laporan hasin investigasi akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo sebagai pertimbangan untuk mengambil kebijakan ke depan.
"Alhamdulillah, setelah bekerja nonstop selama sembilan hari, terhitung sejak keluarnya penugasan dgn Kepres No. 19 Tahun 2022 tertanggal 4 Oktober 2022, Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan pasca pertandingan Sepakbola antara Arema vs Persebaya, telah merampungkan tugasnya Kamis sore ini," ujar Mahfud MD, Ketua TGIPF melalui akun Instagramnya.
Mahfud menyatakan isi laporan hasil investigasi belum bisa dibuka ke publik sebelum disampaikan secara resmi kepada Presiden. TGIPF dijadwalkan diterima dan menyampaikan laporan kepada Presiden di Istana Negara pada Jumat siang ini, 14 Oktober 2022.
Mahfud juga menanggapi sikap para pihak terkait yang saling melempar tanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan. Baik PSSI, PT LIB, Panpel, dan Host Broadcaster saling menyalahkan dalam Tragedi Kanjuruhan.
"Tapi bahwa terjadi saling menghindar dari tanggung jawab operasional lapangan antara pihak federasi, pengelola liga, panitia pelaksana, pihak keamanan, hingga penyelenggara siaran, menjadi bukti bahwa penyelengaraan Liga Sepakbola Nasional agak kacau," katanya.
"Membahayakan bagi dunia persepakbolaan kita. Nyawa manusia dibuat pertaruhan karena tak ada jaminan keselamatan yang maksimum," ujar dia melanjutkan.
Mahfud menjelaskan, TGIPF Tragedi Kanjuruhan telah menemui berbagai pihak di Malang dan Surabaya, untuk menghimpun keterangan, data, dan bukti-bukti insiden yang menewaskan 133 orang.
Di Jawa Timur, TGIPF bertemu sejumlah korban luka, dokter yang menangani korban, saksi mata dari suporter dan pihak lain, perwakilan Aremania, manajemen Arema FC, Panpel, unsur pengamanan dari kepolisian, Brimob, steward, security officer, dan juga unsur TNI.
TGIPF juga mengunjungi stadion Kanjuruhan mengecek fasilitas stadion, mendapatkan rekaman CCTV, dan selongsong gas air mata yang ditemukan di lapangan maupun dr petugas. Semua barang bukti akan kemudian diolah oleh tim.
Baca Juga: Berakhir Damai, Lesti Kejora Resmi Cabut Laporan KDRT Rizky Billar
Di Jakarta, Tim menggali keterangan dari sejumlah pihak, di antaranya PSSI, PT LIB, Host Broadcaster, juga pihak pemerintah seperti Kemen PUPR, Kemenko PMK, dan Kemensos. Tim juga bertemu dengan Kompolnas dan Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI), dan pihak-pihak lain.
Setelah lengkap, tim menganalisis dan menyusun berbagai rekomendasi. Tidak hanya untuk memastikan fakta-fakta terkait tragedi Kanjuruhan, tapi juga rekomendasi perbaikan penyelenggaraan kompetisi sepakbola nasional yang akan disampaikan ke presiden hari ini.
Berita Terkait
-
Tugas Rampung, Tim TGIPF kirim berkas laporan besok jumat ke Presiden
-
Hasil Audit Stadion Kanjuruhan Sudah Selesai, Kementerian PUPR akan Segera Lapor Presiden
-
Pesan Mengharukan Shin Tae Yong Ikut Rasakan Luka Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan, Saya Suami dan Bapak dari 2 Anak
-
Bukan Miras, Ini Isi Dua Kardus yang Disita Polisi Saat Tragedi Kanjuruhan
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 1819 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026 Lebih Nyaman, BRI Hadirkan Posko BRImo di 5 Rest Area
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 1819 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Tak Berkutik! Ini Wajah Komplotan Sadis Penyekap dan Penyiksa Lansia di Cileungsi Bogor
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Tahap II Rp136 Miliar Untuk Korban Bencana di Sumatera
-
BRI Dirikan Posko Mudik BRImo di 5 Rest Area Tol JakartaJawa untuk Lebaran 2026
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Dukung Kelancaran Hari Raya, BRI Hadirkan Posko Mudik BRImo 2026