PURWOKERTO.SUARA.COM - Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama menggelar lomba kaligrafi batik nasional. Pendaftaran lomba dibuka mulai Kamis 20 Oktober 2022.
“Kami undang para kaligrafer untuk kirimkan karya terbaiknya sampai 24 November 2022,” kata Plt. Kepala LPMQ Waryono Abdul Ghafur saat memberikan sambutan pada Lokakarya dan Peluncuran Lomba Kaligrafi Batik Nasional di Jakarta, Kamis 20 Oktober 2022.
Berikut cara mengikuti Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022:
1. Setiap peserta harus mengisi Formulir Pendaftaran. (peserta akan diminta untuk login melalui akun gmail-nya).
2. Karya yang dikirimkan disertai berkas (formulir diunduh melalui: https://bit.ly/lombakaligrafibatik2022):
a. biodata peserta
b. Surat pernyataan karya sendiri, disertai materai Rp10.000
c. Deskripsi konsep karya, berisi: (1) proses produksi, (2) konsep karya, (3) nama-nama motif yang digunakan, (4) sumber atau rujukan motif, dan (5) makna filosofi karya
d. Foto peserta dengan karyanya.
3. Karya harus sudah diterima panitia paling lambat 24 November 2022
4. Karya dapat diantar langsung atau dikirimkan melalui jasa pengiriman, dengan alamat:
Panitia Lomba Kaligrafi Batik Nasional
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an
Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI
Gedung Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal
Taman Mini Indonesia Indah
Jakarta 13560
5. Karya dapat dikirimkan dalam bentuk lembaran kain atau berbingkai. Pengemasan dan pengiriman harus mempertimbangkan keamanan dan keselamatan karya. Panitia tidak bertanggung jawab jika terjadi kerusakan selama pengiriman.
Lomba yang dimotori Bidang Bayt Al-Qur'an dan Dokumentasi LPMQ ini merupakan yang kedua. Lomba Kaligrafi Batik Nasional yang pertama diselenggarakan pada tahun 2021.
Waryono mengatakan, lomba ini memadukan kaligrafi dan batik. Keduanya merupakan perpaduan antara seni keagamaan dan seni budaya. Karena itu, lomba ini mengandung pesan antara budaya dan keagamaan dapat selaras berjalan beriringan secara harmonis.
Baca Juga: Cara Mudah Download Video Pinterest
“Perlombaan ini juga mengandung edukasi atau sosialisasi nilai-nilai moderasi beragama, yang mana salah satu indikator moderasi beragama adalah ramah terhadap budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.
Koordinator Bayt Al-Qur’an dan Dokumentasi LPMQ Liza Mahzumah menambahkan, lomba terbuka untuk umum. Peserta juga diperbolehkan mendaftar secara perorangan atau berkelompok.
“Batik dan Kaligrafi adalah dua seni yang membutuhkan keahlian tingkat tinggi. Seorang khattat (penulis kaligrafi, red.) meskipun ahli belum tentu bisa membatik, demikian juga sebaliknya. Karena itu, peserta lomba ini dibolehkan bahkan dianjurkan untuk membuat karyanya secara kolaboratif. Pasti luar biasa jika khattat dan pembatik yang sama-sama ahli berkolaborasi membuat karya,” jelasnya.
Liza, menjelaskan, Lomba Kaligrafi Batik Nasional 2022 terdiri dari beberapa tahapan. Pertama, tahap pengumpulan karya peserta dalam rentang waktu 20 Oktober – 24 November. Kedua, proses penjurian yang dilakukan pada 28 November 2022. Terakhir, pengumuman pemenang lomba pada 29 November 2022 melalui website LPMQ (https://lajnah.kemenag.go.id/pengumuman/) dan website Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal (https://bqmi.kemenag.go.id/agenda)
Lomba ini akan mencari sembilan pemenang dengan total hadiah sebesar Rp 51 juta. “Syaratnya, peserta belum pernah menjadi juara pertama pada lomba kaligrafi batik nasional pertama pada tahun 2021,” sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cara Mendaftar Beasiswa Non-gelar Guru Agama
-
Salah Cetak Ayat 8 Surat Al Kahfi, Al Quran Terbitan BWA Ditarik Peredarannya
-
Dua Kali Kejadian, Setelah Anak Mantan Bupati, Kini Kepala Kemenag Grobogan Ditemukan Tewas Tergantung
-
210 Ribu Guru Madrasah Non PNS Bakal Terima Insentif Rp 3 Juta, Ini Syaratnya
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Klaim Investasi Capai Rp72,39 Triliun, Pembangunan IKN Terus Berlanjut
-
Ratusan Tambang Galian C di Sulteng Terancam Disetop, Baru 7 Perusahaan Kantongi RKAB 2026
-
IHSG Semakin Ancur ke Level 6.300 pada Sesi I, Karena Kedatangan Dasco ke BEI?
-
Empower Yourself: Pengingat Bahwa Hidup Dimulai dari Cara Kita Berpikir
-
Punya Pengalaman Bungkam Jepang dan Qatar, John Herdman Pede Pimpin Timnas Indonesia ke Piala Asia
-
Menilik Program MBG terhadap Tumpukan Sampah Sisa Makanan
-
Bekerja di Tempat Katering, Gadis 13 Tahun di Cikarang Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Kapal Misi Kemanusiaan Ditahan Israel, Kemlu RI Tuntut Pembebasan Seluruh Awak
-
Meski Cuma Butuh Imbang untuk Juara, Thom Haye Ingin Persib Tutup Musim dengan Kemenangan
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid