PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Wasroh, pria 37 tahun asal Desa Karangkemiri Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas dandan necis. Pakai jaket Levi's. Rambut klimis. Tak lupa peci dan berbaju batik. Dia pergi pagi-pagi namun tak pulang lagi selama tiga hari.
Ini bukan kali pertama Wasroh ghosting orang rumah. Kali ini sudah yang keempat. Namun kali ini jadi yang paling lama. Ia menghilang sejak Sabtu 29 Oktober 2022 lalu.
Tak pelak anak dan istri di rumah resah. Warga setempat juga tak kalah resah. Mereka mulai bergunjing tentang mitos gerbang alam gaib. Mereka menduga Wasroh menghilang lantaran masuk ke alam gaib.
Mitos gerbang alam gaib yang menelan Wasroh menyebar cepat ke berbagai penjuru desa. Menurut keyakinan warga setempat, pencarian dengan cara biasa tak akan bisa berhasil menemukan Wasroh.
Sebab selubung tirai gaib menutupi pandangan mata orang awam. Wasroh bisa melihat orang-orang yang mencarinya. Namun orang yang mencarinya tak akan sanggup melihat Wasroh.
Keyakinan akan mitos ini semakin liar lantaran menggelinding ke jagat maya lalu viral di lini massa. Tak ingin keresahan warga makin menjadi Polresta Banyumas menggunakan pendekatan saintifik crime investigation dengan menerjunkan skuat K9.
Skuat K9 menupakan skuat khusus untuk mencari jejak dan menemukan target operasi. Skuat ini diperkuat anjing pelacak yang mampu mengendus jejak meski telah berjarak.
Sang Istri Beberkan Kronologi
Istri Wasroh, Nina Yuliatari menceritakan saat-saat sebelum suaminya menghilang. Ketika itu, ia sedang menjaga anaknya yang asyik bermain. Ia sempat melihat suaminya pergi mengenakan jaket jeans berwarna biru.
Baca Juga: Tak Ikut Disita Penyidik, Sandal Berdarah Brigadir Yosua Dibawa ke Pengadilan
"Saya lihat bapak pakai jaket Levis warna biru, baju batik warna hijau dan pakai kupluk warna hitam. Tapi saya tidak mengetahui perginya kemana," katanya saat memberikan keterangan kepada polisi, Selasa (1/11/2022).
Ini bukan kali pertama suaminya menghilang. Suaminya sudah empat kali hilang secara misterius. Namun ini kejadian terlama Wasroh hilang dan tidak pulang ke rumah.
"Saya sudah ngalami kejadian kayagini sekitar 4 bulan lamanya. Bingung menjelaskan ke anak kalau dikasih tahu pergi pasti nangis terus. Jadi saya ngomong ke anak bapak lagi cari uang buat beli jajan," terangnya.
Kejadian pertama kali hilangnya Wasroh terjadi beberapa bulan lalu. Ia tidak ingat kapan persisnya, namun yang diingat waktu itu hari Kamis Wage.
"Dia pergi jam 05.30 WIB pagi. Lalu pulangnya jam 12 malem pas hujan besar," jelasnya.
Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung turun tangan mencari keberadaan Wasroh. Kasat Samapta Polresta Banyumas Kompol Agus Amjat Purnomo mengatakan pihaknya mengerahkan anjing pelacak karena sudah hilang lebih dari tiga hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ogah Dipanggil Kakek oleh Cucunya, Ahmad Dhani Kenalkan Sebutan Jiddi
-
Markas Judol Internasional di Jakarta Digerebek, 320 WNA Diamankan
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini