PURWOKERTO.SUARA.COM – Petai merupakan makanan yang memiliki aroma yang khas. Kebanyakan orang tidak suka dengan bau petai. Akan tetapi sebagian masyarakat Indonesia menjadikan petai hidangan sajian makan siang. Entah dibuat lalapan atau ditumis sekalipun rasanya masih nikmat.
Namun, dibalik bau yang menyengat dari aromanya yang khas petai menyimpan beragam manfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Melansir Suara.com petai dipercaya mampu menyehatkan jantung dan saluran pencernaan. Selain itu juga dapat membantu mengontrol gula darah.
Tidak hanya di Indonesia, petai juga umum ditemukan di beberapa negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Thailand, dan Filipina. Sayuran dengan nama latin Parkia speciosa ini bahkan sering digunakan sebagai obat herbal karena diyakini dapat mengatasi berbagai penyakit.
Petai mengandung beberapa nutrisi untuk kesehatan tubuh. Meski memiliki bau yang menyengat dalam petai terdapat 93 kalori dan juga berbagai nutrisi lain. Selain itu, petai juga mengandung vitamin C, B1, B2, B3, dan E serta beberapa antioksidan, seperti flavonoid dan fenolik.
Melihat banyaknya nutrisi yang terkandung di dalam petai, tidak heran bila sayuran ini memberikan ragam manfaat untuk kesehatan. Selain dipercaya bisa mengontrol gula darah. Petai juga bisa dijadikan untuk mengatasi infeksi.
Beberapa studi di laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak petai terlihat dapat membasmi kuman dan jamur penyebab infeksi. Temuan ini memberi petunjuk bahwa petai berpotensi sebagai antibakteri dan antijamur.
Meski begitu, data tersebut belum dapat menyimpulkan bahwa manfaat petai terbukti efektif dan aman digunakan sebagai obat untuk mengatasi infeksi.
Petai memang berpotensi memberikan banyak manfaat baik untuk kesehatan, tetapi bukan berarti Anda bisa mengonsumsinya secara berlebihan. Agar tubuh selalu sehat.*(ANIK AS)
Baca Juga: Lolos ke Partai Puncak, Rehan dan Lisa Bakal Tampil Tanpa Beban di Hylo Open 2022
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
5 Rekomendasi Bedak Waterproof dan Sweatproof untuk Olahraga dan Gym
-
Sony Xperia 10 VIII Muncul di Geekbench: Chipset Lama, Pesona Tetap Menyala
-
Lonjakan 1.104 Titik Panas di Sumatera: Riau 97 Hotspot, Sumsel Terbanyak
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta