PURWOKERTO.SUARA.COM- Gangguan Tiroid atau yang biasa dikenal sebagai penyakit gondok adalah gangguan yang disebabkan oleh kelainan bentuk atau fungsi dari kelenjar tiroid.
Biasanya gangguan ini sering terjadi pada wanita dan bukan termasuk ke dalam jenis penyakit menular. Namun, penyakit ini bisa terjadi ke siapa saja.
Beberapa hal yang bisa menyebabkan timbulnya gangguan tiroid adalah kekurangan yodium, mengalami peradangan pada kelenjar tiroid, baru melahirkan dan faktor genetik.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui dan mengenali gangguan tiroid sejak dini. Hal ini dikarenakan karena menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia kelainan hormon tiroid pada bayi yang baru lahir sangat berisiko kepada tumbuh kembang anak. Seperti memiliki perawakan yang pendek, mengalami malnutris dan retardasi mental.
Nah, melalui SHK atau Skrining Hipotiroid Kongenital yaitu salah satu program dari Kemenkes untuk mendeteksi adanya gangguan tiroid sejak dini, khususnya pada usia bayi baru lahir.
Berikut beberapa tahap atau mekanisme SHK, yaitu:
1.Melakukan pengambilan sampel darah pada tumit bayi yang berusia minimal 48-72 jam dan maksimal 2 minggu.
2.Kemudian, sampel darah yang telah dibawa akan diperiksa di laboratorium.
3.Jika hasil pemeriksaan laboratorium bayi tersebut positif, maka si bayi harus segera diobat sebelum berusia satu bulan. Hal ini bertujuan untuk menghindari kecacatan, gangguan tumbuh kembang dan keterbelakangan mental serta kognitif. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Dikembangkan di Indonesia, Teknologi AI Kini Bisa Bantu Dokter Deteksi Risiko Gagal Jantung Kambuh
-
Mandy CJ Gelar Pameran Tunggal The Way Back, Jadikan Seni sebagai Jembatan Toleransi
-
Head to Head Inggris vs Argentina: Tiga Singa Hanya Dua Kali Kalah, Salah Satunya karena Gol Tangan
-
Di Balik Soundtrack Film 402: Rumah Sakit Angker Korea, Ada Sisipan Notasi 'Laa Ilaha Illallah'
-
Bukan Buang Duit, Ini Alasan Sewa Mobil Dinas Tangsel Lebih Hemat Ketimbang Beli
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Ivan Gunawan hingga Ruben Onsu Bicara Soal Reset Hidup: Bukan Sekadar Mengejar Kesuksesan
-
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Redam Friksi Kasus Febrie Adriansyah
-
Terungkap! Motif Siswa Padang Ledakkan Bom, Dendam Dibully Sejak SD
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI