PURWOKERTO.SUARA.COM, SUMUT- Seorang suami, HM, warga Desa Pasaribu, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Sumatera Utara, diduga memutilasi, membakar dan merebus bagian tubuh istrinya berinisial NS.
Kapolres Humbahas AKBP Achmad Muhaimin mengungkap dugaan sementara motif pelaku karena sakit hati. Diduga, antara korban dan pelaku sering terjadi pertengkaran.
"Motif sementara pelaku sakit hati. Pelaku mengaku korban berkata kasar atau sering memakinya, perlakuan yang tidak layaklah katanya," kata Achmad, Senin (15/11/2022).
Pembunuhan itu terjadi pada Jumat 11 November 2022. Pelaku sempat mengunci korban di dalam kamar. Pelaku lalu mengambil pisau dan kembali masuk ke dalam kamar. Ia lalu mencekik dan menusuk leher sebelah kanan korban menggunakan pisau.
Pelaku lalu menyeret tubuh korban ke dapur.
"Di sana pelaku kembali menusuk badan bagian dada korban sebanyak dua kali," ungkapnya.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian memotong leher korban hingga terputus. Ia juga memotong-motong tubuh korban, dan memasukkannya ke dalam karung.
Miris, selain memutilasi dan membakar, kata Achmad, pelaku juga merebus bagian tubuh korban. Fakta ini terungkap dari hasil interogasi polisi terhadap pelaku
"Setelah dipotong, pelaku mencuci potongan tangan korban dan memasukkan ke dalam panci berisi air dan ditambah garam untuk direbus," ungkapnya.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 Lelah Sebelum Hadapi Prancis, Ini Sebabnya
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 340 subs 338 dari KUHPidana dengan ancaman hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi