PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Masa periode kepemimpinan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji akan resmi berakhir tanggal 19 November mendatang. Untuk mengakhiri tugasnya sebagai bupati selama 2 periode, Tatto ingin melakukannya dengan cara tak biasa.
Ia pulang ke rumahnya di Desa Ciguling, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap dengan berjalan kaki. Rute yang dijalani Tatto sekitar 88 km. Rencananya akan ditempuh dalam waktu 4 hari.
Tatto memulai perjalanan dari halaman pendapa Wijayakusuma, Senin (14/11/2022) sekitar pukul 07.30 WIB. Suasana haru pun menyelimuti pelepasan Bupati Cilacap 2 periode ini.
Dengan didampingi istri dan cucunya, ia menyalami kepala dinas, para camat, jajaran pegawai, serta masyarakat yang berkumpul di sekitar Alun-alun Cilacap.
Ditemui disela prosesi pelepasan jalan kaki, Tatto mengaku ingin pamit pulang tanpa ada paksaan untuk mengantar saya sampai rumah.
"Ini nazar saya dengan keluarga saya mau jalan kaki. Karena kebiasaan saya berjalan kaki (tiap pagi) saat menjabat. Siapa yang ingin mengantar tidak ada paksaan. Saya bisa jalan sendiri," kata Tatto, Senin (14/11/2022).
Alasan dirinya berjalan kaki karena, kegiatan ini merupakan olahraga yang paling murah. Selain itu, selama 15 tahun menjabat sebagai wakil dan bupati, ia ingin melihat secara langsung dengan berjalan kaki apa saja yang sudah dilakukan.
"Dengan berjalan kaki saya kepengin melihat secara langsung apa saja yang kurang nanti kita tulis sebagai bentuk evaluasi. Jadi nanti saya akan minta pada penerus saya, itu saya titip bangga mbangun ndess, yaitu apa yang saya lihat nanti. Kalau naik mobil kan tidak tahu," terangnya.
Dengan berjalan kaki, menurutnya ia bisa langsung berpamitan dengan masyarakat yang ada di dipinggir jalan. Pada saat menjabat dahulu, ia diantar oleh keluarga dan masyarakat.
Baca Juga: Keracunan Massal Siswa SD di Banyumas, Terjadi Usai Konsumsi Permen Lolipop
"Sekarang saatnya pulang karena perintah undang-undang. 15 tahun saya pulang, kalau dulu diantar pakai mobil, sekarang saya pulang jalan kaki ke Ciluguling tempat saya 67 tahun lalu saya lahir. Dahulu saya lahir disana besok saya meninggal kepengin disana," jelasnya.
Dirinya berpesan agar kegiatan ini tidak menggangu seperti kegiatan belajar mengajar dan pelayanan petugas kepada masyarakat.
"Intinya jangan sampai mengganggu pekerjaan. OPD saya harapkan tetap bekerja, tapi kalau menyempatkan waktu satu dua menit saya bahagia, saya ingin pamit," tambahnya.
Perjalanan sendiri rencananya akan memakan waktu selama tanggal 14-17 November 2022 dengan beberapa etape singgah.
Berawal dari Pendapa Wijayakusuma menuju Kecamatan Jeruklegi untuk rehat, lalu dilanjutkan perjalanan sampai Kecamatan Kawunganten untuk bermalam. Kemudian hari berikutnya menuju Kecamatan Bantarsari untuk istirahat kemudian dilanjutkan menginap di Kecamatan Sidareja.
Lalu pada hari ketiga, dilanjutkan perjalanan menuju Cinangsi Gandungmangu untuk beristirahat dan menginap di Karangpucung. Pada hari terakhir dari Kecamatan Karangpucung dilanjutkan menuju rumah pribadi di Desa Ciguling, Kecamatan Majenang.
Berita Terkait
-
Santri Naik ke Tower Diduga Ingin Bunuh Diri di Cilacap, Dibujuk Warga Turun tak Mempan
-
Digadang-gadang Jadi Peluang, Bandara JB Soedirman Purbalingga Kini Jadi Beban
-
9 Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual Guru Ngaji di Cilacap
-
Perbaikan Rel Amblas Selesai, Kereta Api yang Melintas di Cilacap Bisa Lebih Cepat
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Kejutan Kasus BJB! 5 Fakta KPK Buka Peluang Panggil Aura Kasih Terkait Aktivitas Ridwan Kamil
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting