/
Jum'at, 18 November 2022 | 21:46 WIB
Kondisi lintasan di Jalur Kereta Stasiun Ketapang Banyuwangi.

PURWOKERTO.SUARA.COM – Imbas hujan yang mengguyur di beberapa wilayah di Banyuwangi menyebabkan jalur kereta api di Kecamatan Kalipuro tergenang air. Bahkan hal itu membuat perjalanan KA Pandanwangi relasi Stasiun Ketapang (Banyuwangi) - Stasiun Jember dan KA Mutiara Timur tujuan Yogyakarta terhambat.

Manager Hukum dan Humas PT KAI Daop IX Jember Azhar Zaki Assjari  mengatakan titik banjir yang menggenangi lintasan rel kereta api memaksa kedua kerta api tersebut tidak bisa melintas dan harus menunda perjalannya di sekitaran Stasiun Ketapang lantaran jalur yang terendam banjir. 

Menurut Zaki masalah yang dihadapi kedua kereta tersebut disebabakan keamanan lintasan yang tergenang dan beresiko pada perjalanan kedua kereta. Ia menjelaskan bahwa titik genangan banjir yang merendam lintasan rel kereta api tersebut berada di sekitaran area Stasiun Ketapang Banyuwangi.

"Kedua kereta api harus tertahan untuk memastikan jalurnya aman," kata Zaki. Jum’at, (18/11/2022)
 
Pihaknya, lanjut Zaki masih terus mengupayakan untuk membuat sodetan air agar jalur lintasan yang terendam bisa sesegera mungkin surut. Nantinya setelah dirasa aman kedua Kereta Api akan langsung melanjutkan perjalanan dan meninggalkan Stasiun Ketanag untuk menuju ke Jember dan Yogyakarta.  Pihaknya belum bisa memastikan berapa lama  jadwal KA itu tertunda lantaran proses pengeringan jalur masih terus berlangsung..

Kejadaian berhentinya KA di jalur Banyuwangi memang tidak hanya terjadi kali ini saja.  Kasus perjalanan kereta api tertahan akibat banjir yang menggenangi lintasan rel juga sempat terjadi beberapa waktu lalu di Stasiun Argopuro Banyuwang. 

Bahkan Zaki menambahkan beberapa waktu lalu, KA Tawangalun relasi Stasiun Malang Kota Lama - Stasiun Ketapang (Banyuwangi) tertahan di Stasiun Kalisat (Jember) selama lebih 3 jam akibat lintasan Mrawan - Kalibaru tergenang banjir.

Para penumpang yang menunggu lama di dalam gerbong akhirnya diberikan makanan ringan, air mineral hingga makan berat akan tidak bosan. Pihaknya juga meminta maaf akibat kejadian tersbeut namun upaya yang dilakukan oleh PT KAI untuk memastikan bahwa perjalanan penumpang tetap aman.*(ANIK AS)

Load More