- Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, mengajak kader menjaga soliditas organisasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional pada Mei 2026.
- Ryan menegaskan agar seluruh anggota fokus memperkuat masa depan ekonomi organisasi daripada larut dalam polemik internal yang tidak produktif.
- BPD HIPMI Jaya mendukung penuh keputusan Badan Pengurus Pusat mengenai lokasi penyelenggaraan demi menjaga persatuan serta keberlanjutan organisasi nasional.
Suara.com - Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, mengajak seluruh kader Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) untuk menjaga soliditas organisasi menjelang pelaksanaan Musyawarah Nasional (MUNAS) HIPMI.
Menurut Ryan, dinamika yang muncul menjelang MUNAS merupakan hal yang wajar dalam organisasi besar.
Namun, ia menilai seluruh energi kader sebaiknya diarahkan untuk memperkuat organisasi dan mempersiapkan masa depan HIPMI, bukan larut dalam polemik internal.
“Energi HIPMI diminta fokus pada masa depan organisasi, bukan polemik internal. HIPMI memiliki tanggung jawab besar untuk menyiapkan pengusaha muda yang mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan,” kata Ryan Haroen, sebagaimana dilansir Antara, Kamis (28/5/2026).
Ia menegaskan, BPD HIPMI Jaya mendukung penuh keputusan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI terkait pelaksanaan MUNAS, termasuk mengenai lokasi penyelenggaraannya.
“BPD HIPMI Jaya mendukung penuh pelaksanaan MUNAS di provinsi manapun se-Indonesia Raya. Yang paling penting adalah menjaga persatuan organisasi dan memastikan MUNAS berjalan baik demi keberlanjutan HIPMI,” ujarnya.
Ryan menilai MUNAS seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi antar daerah, mempererat kolaborasi kader, sekaligus mempertegas arah organisasi dalam menghadapi tantangan ekonomi nasional.
Menurut dia, HIPMI perlu terus menjaga semangat kebersamaan sebagai rumah besar pengusaha muda Indonesia.
“HIPMI harus tetap menjadi organisasi yang solid, dewasa, dan mampu melahirkan gagasan-gagasan besar bagi kemajuan ekonomi Indonesia,” ucap Ryan.
Baca Juga: Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
Berita Terkait
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju
-
Dosen UI Beberkan 3 Kriteria Pemimpin HIPMI, Sebut Anthony Leong Paling Mendekati
-
Bidik Sektor Strategis, Anthony Leong Siap Tarung di Bursa Calon Ketum HIPMI
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Niat Selamatkan Surat Berharga, Detik-detik Nenek di Pulogadung Tewas Terbakar Bersama Anak dan Cucu
-
Cegah Konflik Kepentingan, Legislator Desak Perombakan Penyidik Jampidsus di Kasus Febrie Adriansyah
-
Jalan Kebon Sirih Menyempit Jadi Dua Lajur, Kemacetan Mengular Hampir 1 Kilometer
-
Hinca Panjaitan Tegaskan Penyerahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Tak Tabrak KUHAP
-
Jangan 'Jeruk Makan Jeruk!', DPR Minta Kasus Eks Jampidsus Febrie Tak Ditangani Mantan Anak Buahnya
-
Mahfud MD Bongkar Skenario Kasus Febrie Adriansyah, Sebut Pengalihan Penyidikan Kacaukan Hukum
-
Satgas PKH Buka Suara soal Kursi Ketua yang Kosong Usai Eks Jampidsus Terseret Kasus Korupsi
-
Rekor Baru! Jakarta Fair 2026 Kantongi Rp8,2 Triliun, Pengunjung Capai 8,22 Juta
-
Soal Jampidsus Baru, Mensesneg: Harus Melalui Keppres Berdasarkan Usulan Jaksa Agung
-
Kepala Pelaksana Satgas PKH Belum Diganti Usai Febrie Adriansyah Jadi Tersangka