PURWOKERTO.SUARA.COM, Musisi dan seniman Sunda Budi Dalton bikin heboh. Ini setelah video lelaki 50 tahun itu viral. Dalam acara bersama Sule dan Mang Saswi di YouTube, Budi Dalton menyebut Miras sebagai minuman Rasulullah.
Parahnya, pernyataannya itu justru disambut gelak tawa oleh orang-orang di sekitarnya.
Hingga Novel Bamukmin, Wasekjen Persaudaraan Alumni 212, resmi melaporkan Budi Dalton atas pernyataannya itu ke Polri.
Belakangan, Budi Dalton memohon maaf melalui unggahan video terbarunya.
"Dalam video ini saya sekali lagi mohon maaf. Apabila (video) viral ini jadi bikin gaduh," kata Budi Dalton
Ia pun mengklarifikasi, video yang viral itu sejatinya sudah dipotong.
Sehingga terkesan ia menghina Nabi Muhammad. Padahal Budi Dalton mengklaim tak berniat seperti itu.
Ia mengaku hanya ingin mengubah pandangan negatif tentang miras menjadi hal bernilai positif.
“Apabila video lengkap itu dipotong, tentunya akan berubah makna atau arti. Maksudnya saya ingin mengubah imej negatif tentang apa itu miras menjadi nilai yang positif," paparnya.
Baca Juga: Pernyataan Presiden Jokowi soal Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Solo
Budi Dalton lantas memberikan contoh yang dimaksud dengan minuman Rasulullah. Seperti zamzam, madu dan lainnya.
"Tapi karena mungkin video itu dipotong, ada salah paham," terang bintang film Yowis Ben 2 ini.
Meski begitu, ia mengaku tidak bermaksud memberikan pembenaran atas perbuatannya. Karenanya, ia tetap meminta maaf jika video tersebut menyinggung banyak orang.
"Saya tetap meminta maaf karena video itu sudah membuat gaduh," tuturnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku
-
Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman
-
Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu