PURWOKERTO.SUARA.COM- Qatar sebagai penyelenggara Piala Dunia tahun 2022 telah menuai banyak kontroversi. Setelah kontroversi pembuatan stadion tempat Piala Dunia yang menewaskan ribuan pekerja, Qatar juga melarang kaum LGBT datang ke negara mereka.
Sebagai negara yang menerapkan syariat islam, LGBT merupakan hal tabu di Qatar. Jika ketahuan, maka Qatar tidak segan-segan untuk menangkap dan menghukum mereka, para kaum LGBT.
Sebelum itu, tahukah kalian apa itu LGBT ? Apakah terdapat perbedaan dengan LGBTQ+?
LGBTQ+ merupakan kepanjangan dari Lesbian, Gay, Bisexsual, Transgender, Queer dan lainnya atau bisa dikatakan singkatan lengkap dari beragam jenis yang ada di dalam LGBT.
Hal ini karena masyarakat lebih mengenal Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender atau LGBT terlebih dahulu dibandingkan istilah LGBTQ+
Sedangkan, LGBTQ+ digunakan untuk merujuk pada komunitas yang mencakup LGBTTTQQIAA.
Untuk lebih jelasnya, LGBT digunakan untuk merepresentasikan kelompok dengan orientasi seks dan gender yang berbeda dari heteroseksual dan cisgender (berkaitan dengan jenis kelamin).
Sehingga, LGBT terdiri dari beragam orientasi seksual dan identitas seksual di luar orientasi seks dan gender yang umum pada masyarakat, yaitu heteroseksual dan cisgender.
Perlu dipahami bahwa orientasi seksual dan identitas gender merupakan dua hal yang berbeda. Orientasi seksual merujuk kepada ketertarikan secara seksual atau emosional kepada individu lain yang memiliki jenis kelamin atau identitas gender tertentu.
Baca Juga: Empat Fakta Unik Pura Mangkunegaran, Tempat Resepsi Kaesang dan Erina
Beberapa jenis orientasi seksual yang dikenal dalam LGBT adalah homoseksual, biseksual, panseksual, dan aseksual.
Kemudian, identitas atau ekspresi gender adalah perasaan internal atau kesadaran yang berasal dari dalam diri yang mendefinisikan seseorang sebagai perempuan, laki-laki, trangender, bigender, dan non-binary.
Namun, identitas gender tidak memiliki kaitan dengan kondisi biologis seseorang yang ditunjukkan dari jenis kelamin atau kode genetik.
Itulah informasi mengenai LGBT yang masih menjadi kontroversi pada Piala Dunia Qatar 2022. (citra safitra)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
-
Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama
-
Emas Antam Terus Meroket, Hari Ini Harganya Rp 2,84 Juta/Gram
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Vonis 14 Tahun Penjara! Hakim Semprot Bos Sritex: Tak Merasa Bersalah Korupsi Rp1,3 T
-
Teror May Day di Jogja: Mahasiswa Dikeroyok Preman Diduga Ormas, HP Dirampas Saat Rekam Aksi Brutal
-
Menyusuri Teduh Pantai Cemara di Ujung Selatan Jember
-
Bos Sritex Divonis 12 Tahun Penjara! Terbukti 'Cuci Uang' Hasil Korupsi Rp1,3 Triliun
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat