/
Selasa, 29 November 2022 | 05:43 WIB
Ilustrasi Rice Cooker ((istockphoto))

PURWOKERTO.SUARA.COM Tahun depan pemerintah akan membagikan penanak nasi atau rice cooker gratis kepada masyarakat. Bagaimana cara mendapat rice cooker gratis?

Rencananya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membagikan bantuan berupa penanak nasi gratis kepada masyarakat. Sekitar 680 ribu rice cooker akan dibagikan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan saat diskusi publik secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Jumat, 25 November 2022.

"Program bantuan penanak nasi di mana rencana 680 ribu unit penanak nasi yang disalurkan ke masyarakat ke kolompok penerima manfaat, yang datanya mengacu ke Kemensos melalui pendanaan APBN," kata Edy Pratiknyo, Subkoordinator Fasilitasi Hubungan Komersial Usaha Ketagalistrikan Direktorat Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM.

Dalam rencananya, paket bantuan itu adalah Rp 500 ribu per KPM.

Berikut syarat-syarat penerima bantuan Rice Cooker gratis di bawah ini.

Syarat Penerima Rice Cooker Gratis

Pemerintah menargetkan rice cooker gratis ini untuk masyarakat kelompok penerima manfaat atau KPM. Berikut rinciannya.
a. Rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA, berdasarkan survei PLN pelanggan 450 VA dan 900 VA mayoritas memakai LPG 3 kg
b. Di luar daya 450 VA dan 900 VA validasi oleh Kepala Desa termasuk pengguna LPG 3 kg
c. Sistem kelistrikan yang andal

Tujuan Pembagian Rice Cooker Gratis

Tujuan diadakannya bantuan Rice Cooker adalah sebagai berikut:
a. Mendukung pemanfaatan energi bersih
b. Meningkatkan konsumsi listrik per kapita (e-cooking)
c. Penghematan biaya masak bagi masyarakat

Baca Juga: Percepatan Eliminasi TBC, Begini Cara Penanganan Dinas Kesehatan Banyumas

Penanak Nasi Disebut Lebih Hemat

Edy menjelaskan, menanak nasi menggunakan rice cooker lebih murah dibanding dengan gas LPG.

Menanak nasi dengan sumber LPG 3kg akan memakan biaya Rp16.800/bulan, sedangkan, biaya menanak nasi dengan rice cooker hanya sebesar Rp10.396/bulan.

Dengan perhitungan tersebut, potensi manfaat penanak nasi adalah penghematan subsidi sebesar Rp 52,2 M.

Potensi manfaat lain adalah pengurangan volume LPG yakni 19,6 ribu ton, penghematan devisa, yakni USD 26,88 juta serta peningkatan konsumsi listrik 42,84 GWh atau setara dengan pembangkit 54,74 MW. (iruma cezza)

Load More