PURWOKERTO SUARA.COM, BANYUMAS - Di zaman yang seba sulit, janji manis yang ditawarkan bisnis investasi menjadi terasa realistis. Padahal, di balik iming-iming keuntungan selangit itu ada modus penipuan berkedok investasi.
Inilah kurang lebih yang terjadi pada warga Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Ia tergiur untung segunung investasi bisnis knalpot hingga akhirnya rugi miliaran rupiah.
Kasus penipuan ini ditangani Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas. Petugas telah menangkap terduga pelaku penipuan dengan modus investasi berkedok bisnis knalpot.
"Kami telah mengamankan perempuan berinisial WP (33) warga Desa Kedungwuluh Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga," ujar Kapolresta Banyumas Kombes Pol Edy Suranta Sitepu SIK MH melalui Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Agus Supriadi S SH SIK saat dikonfirmasi, Rabu (7/12/22).
Kronologi kejadian berawal pada 31 Desember 2020 kerika korban yang bernama Okty (59) bertemu dengan terduga pelaku di rumah korban di Desa Sokaraja Kulon, Kecamatan Sokarja.
WP menceritakan usaha yang sedang dijalankan. Ia mencari investor untuk mendanai usaha yang tengah ia jalani.
“Modusnya pelaku mengajak korbannya untuk melakukan investasi bisnis knalpot, kemudian pelaku menjanjikan dengan keuntungan 25 hingga 30 persen. Atas tawaran tersebut kemudian korban mau untuk berinvestasi,' kata Agus.
Singkat cerita, korban memberikan uang untuk investasi kepada terlapor yang tercatat puluhan transaksi dalam waktu yang berbeda dengan nominal ratusan juta rupiah pada tiap transaksi.
"Awalnya saat itu lancar-lancar saja yaitu korban mendapatkan keuntungan dari terlapor, namun pada bulan Januari 2022 diketahui usaha knalpot terlapor tidak ada atau fiktif. Selain tidak menerima keuntungan, modal bisnis milik korban juga tidak dikembalikan sehingga korban mengalami kerugian sebesar Rp. 1.283.167.500,00," ucapnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, Kasat Reskrim menyebut pelaku WP telah mengakui perbuatannya bahwa dia menggunakan uang dari investor untuk kepentingan pribadi yaitu membayar utang orang tua karena kalah berjudi online.
"Saat ini pelaku berada di kantor Sat Reskrim Polresta Banyumas untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut", tuturnya.
Atas kejadian penipuan investasi bodong, Kasat Reskrim juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak tergiur dan tidak mengikuti investasi yang menjanjikan keuntungan tinggi dalam waktu singkat.
Berita Terkait
-
Gelar Hajatan Besar, Ini 6 Menteri di Pemerintahan Presiden Jokowi yang Akan Bertugas di Pernikahan Kaesang dan Erina
-
Dugaan Penipuan Investasi Berkedok Pariwisata, Warga Padang Polisikan Pengusaha Asal Yogyakarta
-
Wakili 13 Persen Penjualan Mobil Dunia Tahun Ini, Mobil Listrik Makin Selalu Diminati
-
Wow! Capaian Investasi Purbalingga Hingga Triwulan Ketiga Tembus Rp 725 Miliar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan
-
Timnas Indonesia Masuk Grup Berat, Kurniawan Benahi Mental dan Intensitas Jelang Piala AFF U-17 2026
-
Prabowo Resmi Lantik Andi Rahadian Sebagai Dubes RI untuk Oman dan Yaman
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Bedak Tabur Dulu atau Cushion Dulu? Ini Panduan untuk Makeup Flawless
-
Ekspansi Baru Pokemon TCG Seri Ledakan Peniada Rilis di Indonesia
-
Pimpinan Komisi III Ahmad Sahroni Jadi Korban Pemerasan, Pelaku Catut Nama KPK Minta Rp300 Juta!
-
5 Parfum Lokal Terbaik dan Wangi Tahan Lama, Ada yang Aromanya Nasi Baru Matang
-
Pengadaan Motor Listrik untuk Kepala SPPG MBG Disorot, Produk Lokal 'Asli China'?
-
Kantin Meledak, Sekolah di Bogor Hancur: 7 Fakta Ledakan LPG yang Hebohkan Gunung Putri