PURWOKERTO.SUARA.COM- Setelah penyelidikan, identitas terduga pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Bandung pada Rabu pagi, 7 Desember 20222 berhasil diungkap.
Pelaku adalah Agus Sujatno atau lebih dikenal dengan Agus Muslim. Ia juga masih bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi persnya.
Polisi berhasil menemukan identitas Agus Muslim setelah dilakukannya pengecekan sidik jari dan face recognition.
Agus juga merupakan mantan narapidana teroris di Lapas Nusakambangan.
Ia menjalani hukuman selama empat tahun penjara setelah menjadi dalam dalam peledakan bom panci di Cicendo di Bandung pada 2017 lalu.
“Sempat dihukum 4 tahun di bulan September atau Oktober lalu yang bersangkutan bebas,” jelas Listyo Sigit yang dilansir dari Suara.com.
Kapolri juga menjelaskan bukan hal mudah untuk melakukan pendekatan terhadap Agus Muslim, apalagi ia disebut kerap kali menghindari program deradikalisasi.
“Untuk proses deradikalisasi juga tentunya membutuhkan teknik dan taktik yang berbeda karena memang yang bersangkutan masih susah untuk diajak bicara, masih cenderung menghindar walaupun masih melakukan aktivitas,” tuturnya.
Baca Juga: Tidak Sesuai Aturan, BPOM RI Kembali Cabut Izin Edar 32 Sirop Milik Pabrik Farmasi di Gresik
Berikut ini biodata lengkap Agus Muslim:
Nama asli : Agus Sujatno
Nama lain: Agus Muslim
Tempat, Tanggal Lahir: Bandung, 24 Agustus 1988
Umur: 34 Tahun
Alamat: Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung.
Pendidikan: SMA
(Cita Safitra)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar