PURWOKERTO.SUARA.COM, Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut gelaran Piala Dunia 2022 di Qatar adalah yang terbaik sepanjang masa.
Tidak berlebihan pernyataan Presiden FIFA. Selain kompetisi yang penuh kejutan, perhelatan akbar itu juga berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Termasuk dari sisi keamanan. Jika awal banyak yang menyangsikan tingkat keamanan di negara tersebut, belakangan berubah pikiran.
Sampai partai final antara Argentina dan Prancis berakhir, tidak terdengar ada keributan di tempat penyelenggaraan.
Apalagi aksi kekerasan atau bentuk lain yang mengganggu keamanan, nihil. Pesta Piala Dunia berlangsung aman, nyaman dan damai.
Larangan mengonsumsi alkohol di Piala Dunia 2022 sempat diributkan. FIFA menegaskan larangan minuman beralkohol di sekitaran stadion.
Kebijakan ini tak lain untuk menghormati masyarakat Qatar yang mayoritas Muslim. Dalam Islam, alkohol memang diharamkan.
Kebijakan itu dikritisi karena membatasi kebiasaan orang barat minum minuman keras. Apalagi dalam pesta akbar olahraga yang diwarnai momentum perayaan.
Di dunia Barat, alkohol dan pesta olahraga, termasuk Piala Dunia seakan tak bisa dipisahkan. Baik pemain maupun suporter akrab dengan minuman keras.
Siapa sangka, dalam perjalanannya kebijakan larangan alkohol itu membawa banyak dampak positif bagi perhelatan akbar tersebut.
Baca Juga: Sidang Mediasi dengan Partai Ummat Akan Digelar di Bawaslu Besok, KPU RI Siap Hadir
Kebijakan tersebut belakangan justru mendapat pujian dari para suporter negara asing yang umumnya biasa mengonsumsi minuman keras.
Ketiadaan alkohol di sekitaran stadion justru membuat Piala Dunia 2022 menjadi jauh lebih aman dan nyaman.
Sekitar sebulan ajang ini berjalan, buktinya tak ada kasus kerusuhan atau kriminalitas yang terjadi.
Kondisi acara yang aman dan nyaman juga membuat setiap keluarga bebas datang bersama anak-anak dan orang tua mereka.
Banyak tak jarang orang tua datang sambil membawa anak balitanya. Mereka tanpa rasa takut sedikit pun terhadap ancaman di sekitarnya.
Para fans dari berbagai negara pun mengakui, tidak adanya keributan antar suporter karena mereka tidak dalam pengaruh alkohol. Sehingga mereka mampu berpikir jernih dan bijak untuk mengambil keputusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Lukmanul Hakim Desak Pemerintah Larang Pemegang Paspor Israel Masuk RI
-
BIZ Ultra 5G+ Punya Kecepatan hingga 500 Mbps dan Instant Roaming di Lebih dari 75 Negara
-
Kecelakaan di Padangsidimpuan, Pengendara Betor Tewas Usai Tabrakan dengan Bus ALS
-
Setelah Air Mata Kering: Bab Tionghoa yang Hilang dari Buku Sejarah Sekolah
-
Perombakan Besar Militer AS, Pete Hegseth Pecat Jenderal Randy George di Tengah Perang Iran
-
Bahas Isu Terkini, Seskab Teddy Bertemu Wapres Gibran 1,5 Jam di Istana Sambil Bawa Catatan
-
BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?
-
Penuh Perjuangan, Petugas Disdukcapil Kejar-kejaran dengan ODGJ untuk Ambil Foto KTP
-
Detik-Detik Rudal Iran Meledak di Pemukiman Israel: Pertahanan Jebol, Serangan Masif
-
Ribuan Peziarah Banjiri Larantuka, Kapolda NTT Turun Langsung Kawal Semana Santa