PURWOKERTO.SUARA.COM- Tidak hanya mengikuti, namun saat ini Timnas Indonesia memiliki hasrat menjadi juara Piala AFF tahun 2022. Dan untuk kali pertamanya akan menemui rintangan berat dalam Grup A.
Pasalnya grup A yang beranggotakan Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam adalah tim yang tidak bisa dianggap enteng.
Salah satunya dengan kemunculan beberapa pemain yang berpotensi merepotkan timnas Indonesia. Berikut ini adalah 5 pemain yang patut diwaspadai timnas di Grup:
1.Teerasil Dangda- Timnas Thailand
Pemain pertama yang wajib diwaspadai oleh timnas Indonesia adalah striker dari Thailand, Teerasil Dangda. Selama dirinya bermain dengan Thailand pemain penyerang ini berhasil mencetak 55 gol.
Saat Dangda bermain untuk laga persahabatan antara Thailand dan Myanmar, ia berhasil mencetak 2 gol dari total 6 gol yang tercipta. Kini Dangda bermain untuk BG Pathum FC di Liga Thailand.
2.Teeraton Bunmattan- Timnas Thailand
Setelah pemain striker Thailand, kini ada bek sekaligus kapten timnas Thailand yang perlu diwaspadai yakni Teeraton Bunmattan. Pemain yang baru saja memenangkan gelar liga Thailand bersama Buriram FC ini merupakan salah satu pemain paling berpengalaman dalam skuad Thailand.
Total Teeraton sudah 75 kali tampil membela tim Gajah Perang dan mencetak 6 gol yang merupakan statistik baik mengingat Teeraton bermain di lini belakang. Pengalaman Teeraton membuat siapapun lawan Thailand akan menemui tembok kokoh untuk menjebol gawang tim dengan raihan 6 gelar Piala AFF tersebut.
3.Bordin Phala- Timnas Thailand
Pemain selanjutny adalah gelandang dari timnas Thailand yakni Bordin Pala yang berasal dari Port FC di Liga Thailand. Bordin mencetak satu gol kala Thailand menang 6-0 atas Myanmar pada laga persahabatan awal Desember ini. Selama membela Thailand, Bordin telah tampil di 28 laga dan mencetak 3 gol.
4.Mark Hartmann- Timnas Filipina
Pemain selanjutnya yang perlu diwaspadai adalah pemain dari Filipina bernama Mark Hartmann. Mark yang berposisi sebagai penyerang adalah pemain dalam skuad Filipina yang saat ini memiliki raihan gol terbanyak. Selama tampil membela Filipina, Mark berhasil mencetak 8 gol.
5.Keo Sokpheng- Timnas Kamboja
Pemain terakhir yang perlu diwaspadai adalah Keo Sokpheng yakni striker andalan dari timnas Kamboja. Sokpheng berhasil membuktikan dirinya berkualitas dengan mencetak 14 gol saat tampil untuk timnas Kamboja. Tak hanya itu, Sokpheng juga tampil gacor bersama klubnya Visakha FC dengan menggelontorkan 51 gol dari 94 penampilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan