PURWOKERTO.SUARA.COM – Paus Fransiskus di Vatikan merayakan Natal ke-10 selama masa kepausannya, memimpin Misa Malam Natal yang khidmat di Basilika Santo Petrus.
Misa tersebut untuk pertama kalinya dihadiri sekitar 7.000 orang setelah beberapa tahun dibatasi oleh pandemi Covid-19. Sekitar 4.000 orang lainnya mengikuti misa itu di luar Lapangan Santo Petrus pada malam yang cukup hangat.
Kepada umat Katolik bahwa keserakahan dan nafsu kekuasaan bahkan membuat sejumlah pihak ingin “membinasakan tetangganya”. Pernyataan itu tampaknya mengacu pada peperangan di Ukraina dan konflik-konflik lainnya.
Selama beberapa bulan terakhir, penyakit lutut membuat Fransiskus tidak dapat berdiri lama. Dia mendelegasikan seorang kardinal untuk menjadi selebran (pemimpin misa) utama di altar gereja Katolik terbesar itu.
Sambil duduk di sisi altar, dia menyampaikan homili bertema keserakahan dan konsumsi. Dia meminta umat untuk melihat jauh di luar konsumerisme yang telah “mengemas” perayaan Natal, menemukan kembali maknanya, dan mengingat mereka yang menderita akibat perang dan kemiskinan.
“Pria dan wanita di dunia kita, dalam kehausan akan kekayaan dan kekuasaan, bahkan membinasakan tetangga mereka, saudara laki-laki dan perempuan mereka,” katanya seperti dikutip Antara, Minggu, (25/12/2022).
“Betapa banyak perang yang telah kita saksikan! Dan betapa di banyak tempat, bahkan hari ini, martabat dan kebebasan manusia diperlakukan dengan hina!,” lanjut Paus.
Sejak Rusia menginvasi tetangganya pada Februari, Fransiskus telah berbicara menentang perang itu di hampir setiap acara publik, setidaknya dua kali seminggu, seraya mencela apa yang disebutnya sebagai kekejaman dan agresi tak berdasar.
Dia tidak secara khusus menyebut Ukraina pada Sabtu malam itu. “Seperti biasa, korban utama dari keserakahan manusia ini adalah mereka yang lemah dan rentan,” katanya, seraya mencela “dunia yang rakus akan uang, kekuasaan, dan kesenangan…”
Baca Juga: Gini Cara Update OS untuk Produk Samsung Biar Nggak Lemot
Dia juga menyebut “anak-anak yang dilahap oleh perang, kemiskinan dan ketidakadilan” selain “anak-anak yang belum lahir, miskin dan terlupakan”.
Membandingkan bayi Yesus yang lahir di palungan dengan kemiskinan saat ini, Paus berkata: “Di palungan penolakan dan ketidaknyamanan, Tuhan membuat dirinya hadir. Dia datang ke sana karena di sana kita melihat masalah kemanusiaan kita: ketidakpedulian dihasilkan oleh keserakahan untuk memiliki dan memusnahkan.”
Awal bulan ini, Fransiskus mendesak umat untuk mengurangi pengeluaran untuk perayaan dan hadiah Natal dan mengirimkan selisihnya ke Ukraina untuk membantu masyarakat di sana melewati musim dingin.
Paus memperingati hari ulang tahunnya yang ke-86 pekan lalu dan, terlepas dari penyakit lutut yang dideritanya, kesehatannya secara umum tampak baik.
Pada Minggu, dia dijadwalkan untuk menyampaikan berkat dan pesan dua kali setahun “Urbi et Orbi” (untuk kota dan dunia) dari balkon tengah Basilika Santo Petrus di depan puluhan ribu orang yang berada di alun-alun di bawahnya.***
Berita Terkait
-
Kapolri di GPIB Immanuel: Menkes Sedang Kaji Ulang PPKM, Semoga Tahun 2023 Sudah Normal
-
Panglima TNI di Katedral Jakarta: Selamat Natal 2022 dan Jaga Persatuan di Tahun Politik
-
Ke Katedral Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Misa Malam Natal 2022 Berjalan Lancar
-
Dua Tahun Vakum, GPIB Immanuel Kembali Gelar Ibadah Misa Malam Natal
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
37 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 11 Maret 2026, Klaim 100 Ribu Koin dan Pemain 117
-
Jangan Sampai Kehabisan! Cek Daftar Harga Promo Spesial Ramadan Uniqlo
-
Misi Menembus Meja Humas: Saat UAS Jadi Saksi Bisu Mahasiswi Pantang Menyerah
-
PLN Salurkan Sambung Listrik Gratis untuk 2.533 Keluarga Prasejahtera Lewat Donasi Pegawai
-
Abdul Wahid Diborgol Kenakan Rompi KPK, Masker dan Topi Tiba di Pekanbaru
-
Menko Pangan: Kopdes Merah Putih Tak Akan Batasi Perkembangan Ritel Modern
-
I.O.I Buka Akun Media Sosial Resmi Baru Jelang Comeback Anniversary ke-10
-
Daftar Harga HP OPPO Terbaru Maret 2026: Lengkap Seri A, Reno, dan Find X
-
Evakuasi WNI dari Iran Dimulai, 22 Orang Tiba di Tanah Air
-
Bukan Sekadar Penunjuk Waktu: Mengapa Jam Tangan Adalah Simbol Identitas Diri