Suara.com - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mengajak umat Kristiani menjaga rasa persatuan menjelang tahun politik 2024.
Keterangan itu disampaikan Yudo saat meninjau pengamanan di Gereja Katedral Jakarta saat misa malam Natal, Sabtu (24/12/2022).
Awalnya, Yudo menyampaikan rasa bahagia karena dapat menyapa langsung jemaat yang hadir di Gereja Katedral.
"Saya juga ikut berbahagia pada malam hari ini, karena untuk pertama kalinya saya diangkat menjadi Panglima TNI dan bisa hadir di sini," kata Yudo.
Yudo mengatakan, jemaat yang hadir di Gereja Katedral tahun ini lebih banyak ketimbang tahun 2021. Alasannya, pemerintah sudah melakukan pelonggaran bagi aktivitas ibadah.
"Alhamdulillah pada tahun ini kita dapat merayakan natal dengan lebih dari yang lalu. Karena memang setelah Covid-19 dan dari pemerintah sudah diberikan dispensasi," ucap Yudo.
"Sehingga pada malam hari ini saya lihat sudah banyak sekali umat yang hadir," sambungnya.
Lebih lanjut, Yudo mengajak para jemaat yang hadir untuk menjaga rasa pesatuan terutama menjelang tahun politik 2023 dan 2024.
"Kami mengajak umat Kristiani semuanya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa karena di tahun depan 2023-2024 kita akan menghadapi tahun politik," jelas Yudo.
Baca Juga: Misa Malam Natal Sesi Pertama Gereja Katedral Buka Kuota Tambahan
Misa malam Natal Aman
Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan ibadah misal malam Natal 2022 secara umum berjalan lancar.
Listyo terpantau tiba di lokasi pukul 20.20 WIB, didampingi oleh Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono.
Dalam sambutannya, Listyo mengucapkan selamat Natal bagi para jemaat yang hadir di Gereja Katedral Jakarta.
"Selamat Natal tahun 2022. Semoga damai Natal, damai sejahtera," kata Listyo.
Dia berharap Natal tahun ini senantiasa dapat memberikan perlindungan bagi para jemaat untuk menyambut tahun 2023.
"Agar di tahun depan kasih Natal damai sejahtera bisa terus menyertai, dan melindungi seluruh jemaat dan membawa harapan yang lebih baik di tahun 2023," ungkapnya.
Listyo menuturkan, Polri bersama TNI dan organisasi masyarakat Badan Ansor Serbaguna atau Banser Nahdlatul Ulama telah melakukan upaya pengamanan guna menjaga kegiatan Natal berjalan lancar.
"Semuanya bersama-sama melaksanakan pengamanan, menjaga agar ibadah perayaan natal semuanya berjalan dengan aman dan lancar sesuai dengan harapan bapak presiden," jelas Listyo.
Berita Terkait
-
Misa Malam Natal Sesi Pertama Gereja Katedral Buka Kuota Tambahan
-
Ke Katedral Jakarta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo: Misa Malam Natal 2022 Berjalan Lancar
-
Senangnya Felicia, Jemaat Disabilitas Bisa Ikut Misa Malam Natal 2022 di Katedral Jakarta
-
Pj Gubernur DKI Jakarta Kunjungi Beberapa Gereja Sebelum Ibadah Malam Natal
-
Jelang Natal 2022, Kapolri Jenderal Listyo Mutasi 704 Personel Termasuk Pejabat Tinggi
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Hari Lahir Pancasila, Menteri PANRB Rini: Kita Hadirkan Pelayanan Publik yang Memberi Manfaat Nyata
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Peneliti UGM Tak Temukan Kaitan Sistem Kelistrikan dengan Munculnya Api Misterius di Sleman
-
Prabowo-Megawati Asyik Masyuk di Gedung Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Aturan Pendirian Rumah Ibadah Dinilai Gagal Lindungi Minoritas, Prabowo Diminta Cabut
-
Surat Pilu Eks Dirut Indofarma dari Rutan Salemba: Demi Allah dan Rasulullah, Saya Tidak Korupsi
-
Presidium Hak Beribadah Desak Prabowo Cabut PBM 2006 dan Terbitkan Perpres Jamin Kebebasan Beribadah
-
Prabowo-Mega Gandengan Tangan, Hasto Singgung 'Beban' Warisan Kebijakan Jokowi
-
Setara Institute: Jawa Barat Masih Jadi Wilayah dengan Pelanggaran Kebebasan Beragama Tertinggi
-
Siasat 'Gali Lubang Tutup Lubang' Bos WO Marwah Terbongkar: 58 Pasangan Ketipu Rp2,6 Miliar!