PURWOKERETO.SUARA.COM, KARIMUNJAWA - Ratusan wisatawan Karimunjawa tertahan karena gelombang tinggi akibat cuaca extrem. Di antara wisatawan itu ada yang meminta bantuan melalui media sosial dan mengungkap persediaan makanan di Karimunjawa menipis. Warung makan mulai tutup karena bahan pangan habis.
Penjabat Bupati Jepara sempat berkirim surat ke Dirjen Perhubungan Laut agar mengirim kapal Pelni KM Kelimutu untuk mengevakuasi 318 wisatawan yang tertahan di Karimunjawa sekaligus mengirim perbekalan makanan untuk warga Karimunjawa.
Sebab, selama cuaca ekstrem sejak 23 Desember tidak ada kapal yang menyeberang ke Karimunjawa. Maka pasokan bahan makanan dan energi ke Karimunjawa juga terhenti. Dalam peringatan prakiraan cuaca BMKG, gelombang tinggi diperkiraan akan berlangsung hingga 31 Desember 2022.
Seorang wisatawan meengunggah permintaan bantuan ke Presiden Jokowi melalui putranya yang juga Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.
"Mas @gibran_tweet saya bukan warga mas Gibran, tapi saya termasuk warga paj @jokowi, kira-kira bisa bantuin push untuk kirim kamikapal Pelni ga ya ke @kemenhub151. Kami dan wisatawan bule-bule terdampar dan bahanmakanandi pulau ini menipis," tulis akun @CESArosendi 25 Desember 2022 pukul 11.39 WIB yang disertai unggahan surat permohonan Pj Bupati Jepara ke Dirjen Hubla.
Di tweet utas, akun ini kemudian mengunggah informasi bantuan kapal akan datang hari ini, Selasa 27 Desember 2022. Ia pun berterima kasih kepada warganet dan pihak lain yang telah membantu mengupayakan kapal bantuan.
"Terima kasih, twitter always do magic, apalagi warganya yang suka ikut membantu ngetweet. Gatau bapak-bapak baca tweet saya atau memang kebetulan, akhirnya kapal Pelni akan datang besok di hari Selasa 27 Desember 2022. Alhamdulillah,semoga besok lancar-lancar," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Disejajarkan dengan Lionel Messi, Ini Video Gol Indah Ryo Matsumura ke Gawang Persik Kediri
-
Liburan Telah Tiba, Ini Daftar 10 Pantai di Dunia Paling Populer di TikTok, Ada Indonesia
-
Catatan Fantastis Ryo Matsumura di Persis Solo: Datang Belakangan, Meledak Paling Depan
-
Sinyal Reshuffle Kabinet Jokowi untuk Tendang NasDem, PDIP: Bukan Rekomendasi Kami!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan