PURWOKERTO.SUARA.COM Permainan lawas latto latto atau clackers ball tiba-tiba viral di media sosial. Permainan dengan menggunakan dua bola dan tali ini ramai dimainakan anak-anak hingga dewasa.
Latto-latto atau clackers ball merupakan pendulum dengan dua bola pemberat serupa yang terikat pada sebuah tali dengan cincin di atasnya.
Latto-latto sudah dimainkan sejak tahun 1960-an. Berkembanganya zaman mainan itu sempat terlupakan dan kini kembali viral di tengag masyarakat.
Untuk memainkan latto-latto cukup mudah, pemain hanya perlu menggerakkan tangan untuk menyeimbangkan kedua bola latto-latto agar saling berbenturan. Nah, benturan tersebut akan menimbulkan bunyi yang khas.
Meskipun terlihat mudah, pemain pemula akan mengalami kesulitan memainkan latto-latto. Jadi, diperlukan latihan yang sering untuk memainkan mainan ini.
Latto-latto sebenarnya tidak termasuk dalam permainan yang berbahaya. Akan tetapi terdapat risiko tersendiri jika memainkan secara asal dan dapat membahayakan pemain itu sendiri dan orang disekitar.
Berikut beberapa tips memainkan latto-latto dengan aman:
1. Jangan terlalu dekat dengan wajah. Apabila bola terlepas dapat langsung mengenai muka
2. Kedua bola latto-latto harus seimbang, ini dapat dilakukan dengan menyamakan posisi bola
Baca Juga: Hadiri Persidangan, Nikita Mirzani Masuk Pakai Penyangga Leher
3. Apabila sudah dirasa nyaman, coba pantulkan latto-latto dengan menggoyangkan tangan ke atas dan bawah. Ini bisa dilakukan dengan ritme pelan lalu semakin cepat
4. Goyangkan tangan hingga latto-latto berbenturan dan menimbulkan bunyi khas
5. Jika telah menemukan ritme yang sesuai, pemai dapat mencoba trik lain untuk menghasilkan bunyi sesuai keinginan
(iruma cezza)
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
4 Tablet Murah yang Cocok untuk Anak Sekolah, Harga Cuma Rp1 Jutaan
-
Alasan Yamaha Gear Ultima Cocok Jadi Teman Mobilitas Harian, Irit Bahan Bakar dan Bagasi Luas
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
5 Motor Honda yang Namanya Mirip Mobil, Kebetulan atau Sengaja?
-
Membaca Ulang Sang Mahapatih Gajah Mada di Buku Agus Munandar
-
Ulasan The Winning Try: Kisah Tim Rugby Buangan yang Layak Diperjuangkan
-
Steam Summer Sale 2026 Dimulai, Cek Rekomendasi Game PC dengan Diskon Besar Ini
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau