PURWOKERTO.SUARA.COM Permainan lawas latto latto atau clackers ball tiba-tiba viral di media sosial. Permainan yang banyak dimainkan era 60-an kembali ramai oleh anak-anak hingga remaja. Bagaimana cara main latto latto yang benar?
Jika bermain di media sosial akan menemukan banyak video berseliweran anak-anak bermain latto latto.
Latto latto merupakan permainan yang terdiri dari dua bola plastik atau pendulum yang diikat dalam satu tali dengan cincin di atasnya. Dua bola tersebut diadu satu sama lain dan menimbulkan bunyi 'klak' yang terdengar sangat memuaskan.
Pemain latto latto akan mengadu dua bola secara cepat dan sekeras mungkin. Hal ini bisa saja menyebabkan bola hancur dan pecah.
Sebagian berpendapat permainan clackers ball hanya untuk membuat dua bola saling beradu hingga menghasilkan bunyi yang beraturan.
Latto latto ditemukan pertama kali pada 1960-an. Latto latto pernah dilarang dimainkan pada 1985 karena dianggap sebagai permainan berbahaya. Jika bola tersebut pecah, maka serpihan pecahannya bisa melukai wajah anak-anak.
Cara Main Latto Latto
Cara memainkan latto latto sebenarnya mudah. Pemain hanya perlu menggoyangkan tangan agar dua bola saling beradu dan menimbulkan suara khas.
Baca Juga: Siap-siap! Pemerintah Bakal Larang Penjualan Rokok Batangan Mulai Tahun 2023
Memainkan latto latto harus berhati-hati karena jika salah bola bisa saja melukai tangan dan wajah. Agar bisa bermain dengan aman, berikut cara memainkan latto latto
1. Posisikan kedua bola segaris lurus atau sembang
2. Jepit bagian tengah tali atau masukkan jari ke dalam cincin latto latto
3. Gunakanlah jari tangan yang paling nyaman, misal jari telunjuk atau jari tengah
4. Untuk pemula, goyangkan tangan ke atas dan ke bawah secara perlahan terlebih dahulu hingga latto latto beradu
5. Jika pemain sudah mulai menguasai gerakan dasar tersebut, cobalah untuk menambah kecepatan ayunan latto latto
6. Saat mulai mengetahui ritme permainan, pemain dapat mencoba berbagai trik untuk mengeluarkan bunyi beragam, seperto suara helikopter, tepuk pramuka, dan masih banyak lagi. (iruma cezza)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK