/
Minggu, 22 Januari 2023 | 17:31 WIB
Kawanan Gajah menyeberang sungai (ilustrasi)

PURWOKERTO.SUARA.COM, Sembilan desa di Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh terganggu kawanan gajah liar yang membuat masyarakat resah. 

Desa desa tersebut meliputi Gampong Tuwi Meulesong, Bang Lango, Blang Teungku, Kila, Kandeh, Kabu Baroh, Uteun Pulo, Blang Panyang, serta Sawang Manee, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.

"Sejauh ini pemerintah daerah bersama masyarakat hanya bisa melakukan pencegahan dengan upaya pengusiran, seperti pembakaran mercon,” kata Camat Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, Salviar Evi di Nagan Raya, Ahad, dikutip dari suara.com

Salviar Evi juga mengatakan, desa-desa itu selama ini menjadi jalur lintasan gajah.

Desa-desa tersebut juga memiliki banyak tanaman produktif seperti palawija, tanaman padi, serta aneka jenis tanaman lain yang disukai gajah. 

Agar gangguan gajah tak semakin meluas, pihaknya sudah menyerahkan proposal kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk penanganan lebih lanjut. 


Bantuan yang diharapkan semisal sarana listrik kejut, atau bantuan penanganan lainnya.


Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Irfanda mengatakan, gangguan gajah liar di daerah tersebut masih menjadi fokus perhatian pemerintah daerah untuk melakukan penanggulangan. 

“Sementara upaya yang sudah dilakukan adalah penggusuran bersama warga,” katanya.

Baca Juga: Menelisik Alasan di balik Julukan Bapak Tionghoa Indonesia untuk Gus Dur

Load More