PURWOKERTO.SUARA.COM, Seorang warga negara Indonesia yang belakangan diketahui bernama Gibran harus berurusan dengan Askar atau polisi Kerajaan Arab Saudi di Madinah.
Putra Ketua DPRD Kabupaten Karawang Budianto itu ditangkap karena nekat mengibarkan bendera Partai Demokrat di depan masjid Nabawi.
Anggota Fraksi Demokrat DPRD Karawang Abas Hadi Mulyana mengatakan, Gibran ditangkap saat umrah bersama sejumlah legislator serta pengurus DPC partai.
“Dia pengin foto saat mengibarkan bendera,” kata Abas, dikutip dari bestie.suara.com
Gibran, memurutnya, punya alasan khusus mengibarkan bendera Partai Demokrat di depan Masjid Nabawi.
Itu disebutnya sebagai simbol rasa syukur karena keberhasilan orangtuanya.
Ayahnya menjabat menjadi Ketua DPRD Karawang, mewakili Fraksi Demokrat.
Namun cara itu itu ternyata dinilai melanggar aturan Kerajaan Arab Saudi yang tegas melarang para peziarah membawa atau mamerkan simbol-simbol lain selain Islam.
Namun, ia memastikan Gibran sudah dibebaskan dan segera pulang ke Indonesia.
Baca Juga: Detik-detik Gempa Hancurkan Mall hingga Robohkan Kafe dan Tewaskan 4 Orang di Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Pembangunan SDM Jadi Prioritas, Pemerintah Perluas Layanan Kesehatan Gratis di Papua
-
Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO
-
Bukan Bebas Tanpa Batas, Ini Penjelasan Istana Soal 'Academic Freedom' Versi Prabowo
-
Satresnarkoba Polresta Solo Ungkap 3,5 Kilogram Sabu, Terbesar Sepanjang Sejarah Berdiri
-
5 HP 5G Termurah dengan RAM hingga 8 GB, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Wali Santri Desak Ponpes Ndholo Kusumo Dibuka Kembali, Kemenag Tegaskan Izin Pondok Tetap Dicabut
-
Mendagri Minta Kepala Daerah Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Dampak El Nino
-
Hong Myung-Bo Mundur setelah Gagal Piala Dunia, Presiden Nilai 'Tak Kompeten'
-
Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820
-
Negara Hemat Rp30 Juta Per Orang, TB Hasanuddin Minta Latsarmil Kopdes Dihapus