PURWOKERTO.SUARA.COM, Kecukupan pangan dan papan bagi masyarakat menjadi prioritas pembangunan. Ini pula yang menjadi misi ketiga Pemerintah Kabupaten Purbalingga di bawah kepemimpinan Bupati Dyah Hayuning Pratiwi dan Wakil Bupati Sudono.
Karena itu, digelontorkan berbagai macam program dan bantuan dengan tujuan utamanya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Purbalingga.
“Alhamdulilah angka kemiskinan menurun dari 16,24 % pada 2021 menjadi 15,30 % di tahun 2022,” ujarnya.
Selama 2022, ada bermacam bantuan sosial yang diluncurkan, seperti program ‘Rantang Berkah’ bagi lansia sebatang kara sebanyak 510 orang, santunan kematian untuk 32 keluarga tidak mampu, santunan anak yatim piatu sebanyak 5.000 anak, bantuan beras dan lele sebanyak 11.866 paket untuk masyarakat tidak mampu.
Kemudian, bantuan kepada disabilitas berupa alat bantu dengar, kruk, kursi roda dan lainnya. Lalu, bantuan kepada Orang Dengan Kecatatan Berat (ODKB) sebanyak 300 orang, bantuan kebencanaan untuk 457 KK (1.657 jiwa), bantuan panti untuk panti asuhan, panti wredha, yayasan dan lainnya, juga Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada petani dan buruh pabrik sebanyak 1.550 orang.
Sementara untuk menyediakan papan yang layak juga dilaksanakan program rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) untuk 1.306 rumah dengan anggaran total yang dikucurkan mencapai Rp 16,3 milyar. Selain melalui anggaran pemerintah, juga berkolaborasi dengan Baznas, Dana Desa dan Corporate Social Responsibility (CSR).
Pemkab juga berupaya keras untuk meningkatkan capaian akses air minum layak dengan program pembangunan Sarana Penyediaan Air Minum (SPAM) Pedesaan. Total anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp 11,1 milyar yang terbagi melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp. 7,5 milyar sebanyak 1.527 Sambungan Rumah (SR), hibah air minum perdesaan sebesar Rp. 1,3 milyar untuk 618 SR dan SPAM berbasis masyarakat sebesar Rp 2,3 milyar untuk 636 SR. Hasilnya capaian akses air minum layak terus meningkat dan pada 2022 menjadi 94,08 %.
Di samping itu, Pemkab meluncurkan program penyediaan sistem limbah domestik untuk menjaga kesehatan masyarakat sebanyak 1.025 sambungan rumah dengan anggaran sebesar Rp 1,876 milyar. Hasilnya, capaian akses sanitasi layak meningkat menjadi 94,81 %. Kabupaten Purbalingga juga mendapatkan predikat sebagai daerah yang sudah bebas dari Buang Air Besar Sembarangan (BABS). (Irumacezza)
Baca Juga: Link Streaming Juventus vs Torino di Liga Italia Rabu 1 Maret 2023
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Spider-Man: Brand New Day Rilis Trailer, 'Kelahiran Kembali' Peter Parker
-
Hari Ini, 35 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Gambir dan Pasar Senen
-
Konektivitas Udara: Faktor Penentu Kemenangan di Tengah Ketatnya Persaingan Destinasi Pariwisata
-
Hasil Undian Piala Thomas 2026, Indonesia Lawan Prancis dan Thailand di Fase Grup
-
Jakarta Gelar Car Free Night di Sudirman-Thamrin Saat Malam Takbiran
-
Harga Emas Antam Mulai Turun Hari Ini, Segini Kisarannya
-
Orleans Masters 2026: Amri/Nita Susul Dejan/Bernadine ke Babak 16 Besar
-
Dulu Bikin Jantungan, Kini Kokoh Menyatukan Jabar-Jateng: Wajah Baru Jembatan Merah Putih Banjar
-
Wamen HAM Soroti Perbedaan Informasi Polri-TNI dalam Kasus Penyiraman Andrie Yunus
-
Timnas Iran Tidak Mundur dari Piala Dunia 2026, Boikot AS Tetap Jalan!