PURWOKERTO.SUARA.COM – Pro Kontra larangan impor baju bekas terus menjadi perhatian setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan aturan tersebut.
Bahkan setelah upaya itu dilakukan, sejumlah pihak mendukung sikap pemerintah lantaran dampak impor baju bekas sangat berimplikasi pada UMKM pakaian di Indonesia.
Meski banyak ahli medis menyebut baju ini dikhawatirkan menyebabkan penyakit kulit hingga gatal-gatal namun berbagai upaya ternyata bisa dilakukan untuk meminimalkan dampak iritasi.
Namun tahukah kalian, jauh sebelum pelarangan itu, banyak kawula muda yang memiliki cara unik untuk bisa memilih baju bekas impor agar aman dipakai.
Sebab memilih baju bekas impor memang menjadi pilihan alternatif bagi banyak orang yang ingin mendapatkan pakaian berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau.
Namun, sebelum memutuskan untuk membeli baju bekas impor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Anda tidak mendapatkan produk yang tidak aman untuk dipakai.
Berikut enam beberapa cara unik untuk memilih baju bekas impor yang aman untuk digunakan agar lebih aman.
1. Cek label bahan dan perawatan
Saat membeli baju bekas impor, pastikan untuk memeriksa label bahan dan petunjuk perawatan yang tertera di dalamnya.
Baca Juga: Microsleep, Faktor yang Jadi Penyebab Syabda Perkasa Belawa Kecelakaan : Kok Bisa ?
Pastikan bahwa bahan pakaian tidak mengandung zat berbahaya atau bahan kimia yang dapat membahayakan kesehatan Anda.
Selain itu, pastikan juga bahwa petunjuk perawatan yang tertera di label sesuai dengan cara perawatan yang Anda lakukan.
2. Periksa kualitas jahitan dan kancing
Sebelum membeli baju bekas impor, pastikan untuk memeriksa kualitas jahitan dan kancing pada pakaian tersebut.
Pastikan bahwa jahitan tidak terlalu longgar atau rapuh, dan kancing tidak mudah lepas atau rusak. Ini akan membantu memastikan bahwa pakaian tersebut akan bertahan lama dan tidak mudah rusak.
3. Cek kondisi pakaian secara menyeluruh
Berita Terkait
-
Microsleep, Faktor yang Jadi Penyebab Syabda Perkasa Belawa Kecelakaan : Kok Bisa ?
-
Larangan Penjualan Baju Bekas Impor di Indonesia, Masyarakat Perlu Tahu Tiga Dampak Hal Ini
-
Bulan Ramadhan Jangan Kalap, Pakar Nutrisi Sebut Umat Islam Harus Perhatikan Hal Ini
-
Dengarkan Keluhan Pasien Cuci Darah, RSI Fatimah Cilacap Akan Ajukan Lagi Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
Limbangan-Malangbong Padat: Ribuan Pemudik Terjebak Macet, Jalur Tikus Jadi Pilihan Terakhir
-
Sadio Mane Sindir CAF! Pemain Senegal Ngamuk Setelah Gelar Piala Afrika 2025 Dicabut
-
Presiden Anti-Pesimis: Optimisme atau Sekadar Anti-Kritik?
-
Deretan Fakta Menarik Jelang Potensi Duel Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir
-
Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga
-
Terbanyak se-Indonesia! Bupati Rudy Susmanto Lepas 77 Bus Mudik Gratis Kabupaten Bogor
-
Simon Grayson Mampir ke Leeds United Sebelum Gabung Timnas Indonesia, Bujuk Pascal Struijk?
-
4 Moisturizer Terbaik yang Cocok Dipakai saat Kulit Kering dan Kemerahan
-
Bea Cukai Periksa 82 Yacht di Ancol, Endus Pelanggaran Pajak Barang Mewah