PURWOKERTO.SUARA.COM Ramadhan 1444 H ada diwarnai dengan fenomena alam berupa gerhana matahari hibrida. Seperti apa gerhana matahari hibrida?
Gerhana matahari terjadi lantaran bayangan bulan mengenai bumi, di mana cahaya matahari yang menyinari permukaan bumi siang hari terhalang oleh bayangan bulan.
Karena diameter bulan lebih kecil dari bumi, maka gerhana matahari hanya terjadi di sebagian kecil wilayah bumi dan berlangsung sekitar 7 menit saja.
Gerhana Matahari Hibrida
Gerhana matahari hibrida merupakan fenomena alam yang menyerupai gerhana matahari total dan gerhana matahari cincin di mana peristiwa ini terjadi secara berurutan dan cukup langka.
Dari proses, sebenarnya semua gerhana matahari mengalami proses yang sama. Satu-satunya hal yang membedakan hanya letak daerah yang ada di bumi.
Terdapat daerah yang hanya mendapatkan gerhana matahari sebagian tapi ada juga yang bisa merasakan gerhana matahari total, hal ini tergantung berbagai faktor yang mempengaruhi.
Gerhana matahari hibrida terjadi diawali dengan sejajarnya posisi matahari, bulan, dan bumi pada satu garis lurus sehingga terjadi fenomena gerhana matahari pada umumnya.
Jarak antara bulan dan bumi sangat bervariasi di setiap titik wilayah di bumi, maka terjadilah gerhana matahari hibrida.
Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok Mulai Naik di Pasar Bobotsari
Faktor yang menyebabkan terjadinya gerhana matahari hibrida adalah bentuk bumi yang berbeda dengan orbit bulan di mana bumi berbentuk bulat sementara orbit bulan elips.
Gerhana matahari hibrida dimulai dengan fenomena gerhana matahari cincin, ketika jarak bulan terlalu jauh dari bumi lalu setelah itu menjadi gerhana matahari total.
Setelah gerhana matahari cincin dengan bulan mengitari orbitnya, bulan berada di jarak yang tidak jauh, sehingga menutup cahaya matahari dengan sempurna.
Gerhana matahari cincin terjadi kembali setelah terjadinya gerhana matahari total karena posisi bulan yang terus bergerak.
Dalam proses ini, bulan akan berada di jarak yang cukup jauh sehingga tidak dapat menutupi cahaya matahari secara sempurna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
6 Sepeda Thrill Paling Murah Terbaik untuk Jalan Perkotaan hingga Jalur Pegunungan
-
Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?
-
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi
-
Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama
-
Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli
-
Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC
-
Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng
-
Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban
-
Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz
-
Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina