PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Menindaklanjuti arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal penundaan arus balik untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengimbau para warganya dan PNS di Pemkab Kebumen agar menunda arus balik.
Ini jika memang tidak ada urusan yang mendesak.
Penundaan arus balik bisa dilakukan dengan mengajukan cuti tambahan berupa cuti tahunan.
Sesuai aturan, awal cuti bersama hanya berlaku sejak tanggal 19-25 April 2023.
Dengan masa berlakunya cuti bersama tersebut, sudah dipastikan akan menimbulkan kepadatan kendaraan pada arus balik.
"Bupati telah memberikan arahan langsung kepada kami, dalam rangka mengurangi kepadatan lalu lintas paska Hari Raya Idul Fitri 1444 H, maka para Kepala OPD, Camat dan Lurah agar mengatur supaya pegawai yang hadir bekerja pada hari Rabu, Kamis dan Jumat, tanggal 26, 27, dan 28 April 2023 cukup 25%. Sedangkan selebihnya diberi kesempatan mengambil cuti tambahan (cuti tahunan)," ujar Kepada Dinas Kominfo Kebumen, Sukamto, Selasa (25/4).
Namun ketentuan tersebut, tidak berlaku bagi pejabat eselon II dan III.
Para pejabat ini tetap hadir sebagaimana mestinya. Adapun untuk pelayanan masyarakat di tiap-tiap dinas atau instansi, kecamatan atau kelurahan, tetap buka seperti biasa. Dengan begitu, semua pelayanan bisa terakomodir dengan baik.
"Untuk pelayanan di pemerintahan masih tetap buka seperti biasa. Kebijakan ini hanya untuk mengurangi kepadatan arus balik, sehingga perlu ada pengaturan pegawai yang masuk bekerja pada tiga hari pasca cuti bersama Idul Fitri 1444 H, dan memberi kesempatan ASN mengajukan cuti tambahan (tahunan)," terangnya. (Irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?